Delapan Pesawat Disiagakan untuk Tangani Karhutla Kalbar, Sanggau-Sekadau Juga Jadi Atensi
PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiagakan delapan pesawat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi udara.
Delapan armada tersebut terdiri atas dua helikopter patroli, lima helikopter water bombing, serta satu pesawat patroli yang sekaligus mendukung operasi modifikasi cuaca.
Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar Daniel mengatakan, pemadaman udara bersifat situasional untuk menjangkau titik api yang sulit diakses tim darat.
“Operasi water bombing dilakukan apabila pemadaman darat terkendala akses jalan, kondisi geografis, maupun keterbatasan sumber air. Ini atas permintaan satgas darat,” ujar Daniel.
Sejauh ini, pemadaman menggunakan water bombing telah menyasar sejumlah daerah terparah, seperti Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, Mempawah, dan Sambas.
Selain itu, Kabupaten Sanggau-Sekadau juga menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius.
Sebab, luas areal yang terbakar di dua wilayah itu diperkirakan telah mencapai 260 hektare. Cukup besar.
Di sisi lain, pemantauan udara hingga 23 Agustus 2026, terdeteksi lima titik panas kategori tinggi dan 34 titik kategori menengah di wilayah Sanggau-Sekadau.
"Angka ini masih di bawah sebaran hotspot di Ketapang dan Kubu Raya," ujarnya.
Daniel pun menegaskan dalam penanggulangan karhutla, proses pemadaman api tidak semua langsung mengerahkan water bombing.
“Operasi udara sifatnya memperkuat ketika kondisi di lapangan tidak memungkinkan lagi ditangani dari darat,” pungkas Daniel.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment