Wagub Krisantus Ajak Generasi Muda Sanggau Jaga Adat dan Tradisi di Tengah Globalisasi
PONTIANAK, insidepontianak.com - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengajak pemuda Dayak di Kabupaten Sanggau terlibat aktif menjaga budaya lokal.
Sebab, pemuda memegang peran strategis dalam mempertahankan eksistensi serta jati diri masyarakat adat di tengah derasnya arus globalisasi.
"Kita harus menyadari suku apa pun yang tidak melestarikan adat dan budayanya akan perlahan hilang ditelan zaman," ujar Krisantus mengingatkan saat membuka Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau, pada Juli 2026.
Ia mengapresiasi konsistensi masyarakat Kabupaten Sanggau yang terus melestarikan tradisi secara berkesinambungan melalui kegiatan-kegiatan kebudayaan.
Namun, ia mengingatkan tantangan terbesar ke depan adalah memastikan tradisi tersebut tetap relevan bagi generasi penerus. Oleh karena itu, anak muda dituntut menjadi garda terdepan pelestari adat leluhur.
"Generasi muda Sanggau harus bangga dengan identitas budayanya," pesannya.
Ia menambahkan, menjaga warisan leluhur tidak hanya dilakukan lewat partisipasi langsung dalam kegiatan gawai.
"Tetapi juga dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikan kekayaan budaya Dayak Sanggau hingga ke tingkat internasional," tambah Krisantus.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menyampaikan bahwa Gawai Dayak memiliki nilai historis dan filosofis yang mendalam sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan para leluhur.
"Identitas ini yang harus terus kita jaga bersama agar tidak tergerus zaman," pungkasnya.***
Penulis : Abdul Halikurrahman
Editor : -

Leave a comment