Ria Norsan Ingatkan Seluruh Aparatur Perkuat Integritas Cegah Korupsi

15 September 2026 12:11 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya mendukung pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh aparatur agar meningkatkan integritas. Sebab, rasuah tidak hanya berkaitan dengan suap atau penggelapan uang negara. Tetapi juga meyangkut penyalahgunaan wewenang dan jabatan. 

“Poin penting di sini adalah, penyelenggaraan kekuasaan dan jabatan tidak boleh disalahgunakan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain yang berpotensi merugikan keuangan negara,” tegasnya saat memberi arahan pada Rapat Koordinasi Sosialisasi Antikorupsi Terintegrasi Tahun 2026, di Balai Petitih, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pencegahan korupsi harus dimulai dari hal mendasar: kejujuran, kepatuhan aturan, serta kesadaran aparatur dalam menjalankan tugas dan menggunakan fasilitas maupun anggaran negara.

“Saya kira pencegahan korupsi harus dimulai dari kesadaran individu masing-masing aparatur sipil negara untuk menolak segala bentuk gratifikasi dan perbuatan curang,” tambah Gubernur.

Ia juga mewanti-wanti agar aparatur tidak menganggap sepele ketidaksesuaian administrasi penggunaan anggaran, seperti manipulasi perjalanan dinas.

“Misalkan perjalanan dinas diberi surat perintah tugas lima hari, tetapi di lapangan hanya dua atau tiga hari. Sisa harinya itu masuk kategori penyelewengan anggaran negara dan tergolong korupsi,” paparnya memberi contoh.

Mengakhiri arahannya, Ria Norsan mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri rezeki yang halal. Penghasilan dari jalan yang benar menurutnya akan membawa ketenangan dan keberkahan. 

Ia pun berharap komitmen ini menjadi budaya bersama agar Pemprov Kalbar makin transparan, akuntabel, dan bersih dari praktik korupsi.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar