Harga Tiket Pesawat Putussibau-Pontianak Mahal, Begini Tanggapan Ketua Komisi V DPR RI
KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Harga tiket pesawat rute Putussibau-Pontianak sampai saat ini menjadi keluhan masyarakat Kapuas Hulu, pasalnya penerbangan saat ini terkesan hanya dinikmati pejabat dan masyarakat ekonomi ke atas.
Tidak tanggung-tanggung harga tiket pesawat saat ini mencapai Rp1,7 juta hingga Rp1,8 juta rute Putussibau-Pontianak dan sebaliknya.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mengatakan bahwa terkait harga tiket pesawat ditentukan beberapa komponen seperti aftur (minyak pesawat) yang mahal dan juga pajak.
"Unsur lain itu adalah pesawat di Indonesia masih termasuk kategori barang mewah, sehingga tiket ini kena pajak juga," kata Lasarus, kepada Wartawan, saat tiba di Bandara Pangsuma Putussibau, Selasa (24/02/2026).
Lasarus juga tidak menampik bahwa pemerintah tidak menyiapkan subsidi pesawat untuk daerah Kalimantan.
Ia mengatakan yang dapat subsidi hanya daerah Papua Indonesia Bagian Timur.
"Kalimantan sebagian tidak ada subsidi, kalaupun ada hanya pesawat perintis, ini tergantung pemerintah," katanya.
Di sisi lain, menurut Lasarus, berbicara maskapai atau penerbangan murni bisnis, sehingga ada hitung-hitungannya dan pihak airline tidak mau rugi.
Pertanyaan, kata Lasarus, pemerintah mau ambil peran di bagian mananya, sebab ini berbicara untung rugi, jika tidak pesawat tidak akan beroperasi.
"Tidak ada istilah monopoli, ini bicara siapa yang mampu," kata Lasarus.
Hanya saja, Lasarus membandingkan perbedaan Indonesia dengan negara lain, yang mana harga tiket ke luar sangat terjangkau.
Ia mencontohkan Negara Malaysia, Singapur dan Thailand. Sebab di luar negeri pesawat bukan termasuk barang mewah.
"Intinya, tergantung pemerintah, berani atau tidak mengurangi sejumlah komponen yang berdampak terhadap harga tiket pesawat, terkadang kita selalu menyalahkan airline, padahal ini kuncinya di pemerintah," pungkasnya. (*)
Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -
Tags :

Leave a comment