Permintaan Kambing Kurban di Sambas Naik, Stok Lokal Mulai Menipis
SAMBAS, insidepontianak.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, permintaan hewan kurban jenis kambing di Kabupaten Sambas mengalami peningkatan signifikan. Namun di sisi lain, stok kambing dari peternak lokal mulai menipis akibat tingginya permintaan dan dampak cuaca ekstrem yang berkepanjangan.
Sekretaris Perhimpunan Peternak Kambing Sambas Indonesia, Ibhad, mengatakan para peternak saat ini telah menyiapkan ribuan ekor kambing untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha.
“Untuk kambing dengan berat sekitar 25 kilogram, harganya berkisar Rp125 ribu per kilogram untuk jantan. Sedangkan betina di kisaran Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram,” katanya, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, lonjakan permintaan terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya curah hujan yang terjadi hampir sepanjang tahun, sehingga berdampak pada ketersediaan ternak dan pakan.
Menurutnya, data tahun 2024 menunjukkan kebutuhan kambing kurban di Kabupaten Sambas mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 ekor. Namun, dari 148 peternak lokal yang ada, jumlah pasokan hanya mampu mencapai sekitar 1.300 hingga 1.500 ekor.
Kondisi itu membuat harga kambing di pasaran ikut mengalami kenaikan cukup tajam dibanding tahun sebelumnya.
“Dari 10 tahun terakhir, ini kondisi paling berat. Hujan terjadi hampir tujuh bulan, sehingga peternak kesulitan mencari pakan ternak,” katanya.
Lanjut dia, selain stok ternak yang terbatas, para peternak juga menghadapi kenaikan biaya pemeliharaan akibat menipisnya persediaan pakan hijauan. Situasi tersebut membuat biaya produksi meningkat dan berdampak langsung terhadap harga jual kambing di pasaran.
"Meski demikian, para peternak di Sambas tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat agar pasokan hewan kurban menjelang Iduladha tetap tersedia, " tutupnya. (*)
Penulis : Antonia Sentia
Editor : -
Tags :

Leave a comment