Sambas Masih Datangkan Hewan Kurban dari Bali dan NTB

14 Mei 2026 16:06 WIB
Ilustarasi - Sapi kurban. (Istimewaa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (DP2KH) Kabupaten Sambas memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah aman.

Saat ini, stok sapi kurban di Sambas mencapai 1.107 ekor. Sebagian besar masih dipasok dari luar daerah karena populasi sapi lokal belum mencukupi kebutuhan.

“Persiapan sapi kurban ini kita datangkan dari Bali ataupun NTB,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat DP2KH Sambas, Makbullah, Kamis (14/5/2026).

Menurut dia, Kabupaten Sambas sebenarnya memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan sapi. Ketersediaan pakan ternak dinilai cukup melimpah.

Namun, tingginya biaya pengadaan sapi serta manajemen peternakan yang belum optimal membuat minat masyarakat beternak sapi menjadi rendah.

“Saat ini, wilayah dengan populasi sapi terbesar di Kabupaten Sambas berada di Kecamatan Tangaran dan Teluk Keramat,” ujarnya.

Untuk meningkatkan populasi dan kualitas ternak lokal, DP2KH terus menjalankan program inseminasi buatan atau kawin suntik menggunakan bibit unggul dari Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari dan Lembang.

Program itu diharapkan mampu meningkatkan mutu genetik dan produktivitas ternak lokal. Dengan begitu, ketergantungan pasokan sapi dari luar daerah dapat dikurangi secara bertahap.

Selain sapi, stok kambing untuk kebutuhan kurban di Kabupaten Sambas juga diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 ekor.

“Dengan jumlah tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan hewan kurban menjelang Iduladha tahun ini,” pungkas Makbullah.


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar