Stok Hewan Kurban di Sambas Dipastikan Aman, Sapi Masih Didatangkan dari Bali dan NTB

14 Mei 2026 16:28 WIB
Ilustarasi - Sapi kurban. (Istimewaa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (DP2KH) Kabupaten Sambas memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data sementara, stok sapi siap kurban di Kabupaten Sambas saat ini mencapai 1.107 ekor dengan total potensi stok sekitar 1.701 ekor. Jumlah tersebut diperkirakan tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DP2KH Kabupaten Sambas, Makbullah, mengatakan meski daerah ini memiliki potensi pakan ternak yang melimpah, kebutuhan sapi kurban masih harus dipenuhi dari luar daerah akibat terbatasnya populasi sapi lokal.

“Persiapan sapi kurban ini kita mendatangkan dari luar khususnya dari Bali ataupun NTB. Kendala kita terkait stok sapi bakalan karena populasi sapi kita memang tidak terlalu besar, sehingga stok sapi yang siap dibesarkan untuk kurban agak terbatas,” ujarnya, Kamis (14/5/2026). 

Ia menjelaskan, potensi stok sapi di Kabupaten Sambas sebenarnya relatif stabil setiap tahun, yakni berkisar 1.700 ekor. Namun keterbatasan populasi sapi bakalan membuat pemerintah dan peternak harus mendatangkan pasokan tambahan dari luar daerah.

Menurut Makbullah, Kabupaten Sambas sebenarnya memiliki peluang besar untuk pengembangan peternakan karena ketersediaan pakan ternak cukup melimpah. Akan tetapi, tingginya biaya pengadaan sapi serta sistem manajemen peternakan yang belum optimal membuat keuntungan peternak masih minim.

"Saat ini, Kecamatan Tangaran dan Teluk Keramat menjadi wilayah dengan populasi peternakan sapi terbesar di Kabupaten Sambas, " katanya. 

Sebagai upaya jangka panjang untuk meningkatkan populasi dan kualitas ternak lokal, DP2KH terus mengembangkan program inseminasi buatan atau kawin suntik menggunakan bibit unggul dari Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari dan Lembang.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu genetik serta produktivitas ternak lokal sehingga ke depan ketergantungan pasokan sapi dari luar daerah dapat berkurang.

"Selain sapi, stok kambing untuk kebutuhan kurban di Kabupaten Sambas juga diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 ekor. Dengan jumlah tersebut, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap potensi kelangkaan hewan kurban menjelang Iduladha tahun ini, " pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar