MBG di Wilayah 3T Sanggau Lamban, Baru 10 Titik SPPG Teralisasi

20 Mei 2026 14:45 WIB
Wakil Bupati Sanggau, Susana Harpena. (Istimewa)

SANGGAU, insidepontianak.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sanggau hingga kini belum sepenuhnya menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dari 102 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Sanggau, baru 10 titik yang teralisasi.

“Artinya masih ada sekitar 90 titik SPPG lagi yang belum terbangun,” kata Wakil Bupati Sanggau, Susana Harpena usai membuka Studi Lapangan Kajian Tata Kelola Program MBG bersama Komnas HAM di Aula Daranante, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, salah satu kendala utama pelaksanaan MBG di wilayah 3T adalah belum jelasnya regulasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait mekanisme pembangunan dan operasional SPPG di daerah terpencil.

Padahal mestinya di wilayah itu menjadi prioritas pelaksanaan program karena kebutuhan pemenuhan gizi anak-anak di kawasan tersebut masih tinggi.

“Kalau di perkotaan, kemampuan pemenuhan gizi masyarakat relatif lebih baik. Justru wilayah 3T yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Pemkab Sanggau, lanjut Susana, terus mendorong percepatan pembangunan SPPG di daerah terpencil. Namun realisasinya tetap bergantung pada kebijakan dan dukungan pemerintah pusat.

“Pelaksanaannya di lapangan tidak semudah konsep. Karena pembangunan ini juga melalui pemerintah pusat,” pungkasnya.***


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar