Bupati Sanggau Pastikan Festival UMKM HUT ke-81 RI Siap Digelar
SANGGAU, insidepontianak.com -- Bupati Sanggau Yohanes Ontot meninjau kesiapan lokasi Festival UMKM dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada 19-22 Agustus 2026.
Peninjauan dilakukan di Taman Arong'k Belopa, Senin (10/8/2026). Yohanes Ontot didampingi sejumlah pimpinan OPD dan Lurah Beringin.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi maupun panitia sebelum festival yang melibatkan pelaku UMKM, organisasi perangkat daerah (OPD) hingga perusahaan swasta itu dibuka.
Yohanes menegaskan, kegiatan yang digelar pemerintah harus dipersiapkan secara matang dan tidak boleh dilaksanakan secara asal-asalan.
"Kita tidak ingin asal-asalan mengadakan kegiatan. Kita harus tampil prima untuk rakyat. Saya datang ke lokasi ini untuk memastikan kesiapan di lapangan," kata Yohanes Ontot.
Menurutnya, kesiapan lokasi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan sekaligus menarik minat masyarakat untuk berkunjung
.
"Secara garis besar untuk lokasi dan kepanitiaan sudah siap. Kita tinggal tunggu eksekusinya nanti seperti apa," ujarnya.
Ia menjelaskan, Festival UMKM tersebut nantinya akan diikuti puluhan pelaku UMKM. Selain itu, sejumlah OPD dan perusahaan swasta juga akan membuka stan dalam kegiatan tersebut. Agar penyajian informasi kepada masyarakat lebih efektif, OPD yang memiliki bidang tugas serumpun akan digabung dalam satu stan.
"OPD yang serumpun nanti kita gabung. Contohnya perkebunan dengan pertanian, begitu juga dengan OPD lain yang serumpun," terangnya.
Yohanes juga meminta agar setiap OPD memanfaatkan festival tersebut sebagai ruang edukasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat. Ia mencontohkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang nantinya diharapkan memberikan penjelasan mengenai kewenangan pembangunan dan pemeliharaan jalan.
"Untuk PUPR misalnya, nanti kita minta ada penjelasan dari PUPR terkait status jalan kepada masyarakat. Mana jalan kabupaten, mana jalan provinsi dan mana jalan nasional," jelasnya.
Menurut Yohanes, masyarakat perlu memahami pembagian kewenangan tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman ketika menyampaikan keluhan terkait pembangunan infrastruktur.
"Masyarakat harus tahu kewenangannya masing-masing agar tidak miss komunikasi, karena anggaran saat ini tidak bisa ACDC seperti zaman Orde Baru," katanya.
Selain menjadi ajang promosi dan pemasaran produk UMKM, Yohanes berharap Festival UMKM tersebut dapat menjadi ruang interaksi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat. Ia pun mengajak masyarakat Sanggau untuk datang dan meramaikan festival yang digelar selama empat hari tersebut.
Untuk menarik minat pengunjung, panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah atau doorprize. Dua unit kendaraan listrik disiapkan sebagai hadiah utama bagi masyarakat yang berkunjung.
"Panitia juga menyiapkan doorprize bagi masyarakat yang berkunjung. Nanti ada dua unit kendaraan listrik yang kita siapkan," pungkasnya. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment