Gubernur Kalbar Dorong SMK di Sanggau Buka Jurusan Sesuai Potensi Daerah

2 September 2026 14:05 WIB
Foto: insidepontianak.com -- Tampak siswa sedang melalui gerbang masuk SMKN 1 Sanggau.

SANGGAU, insidepontianak.com — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Sanggau untuk berani melakukan inovasi, termasuk mengembangkan jurusan yang sesuai dengan potensi ekonomi daerah dan kebutuhan dunia kerja.

Menurut Ria Norsan, pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan daerah. Karena itu, SMK di Sanggau tidak boleh hanya menjalankan program pendidikan yang bersifat rutinitas, tetapi harus melihat peluang pekerjaan yang berkembang di wilayah tersebut.

Ia secara khusus menyoroti potensi sektor pertambangan di Kabupaten Sanggau yang dinilai membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi sesuai bidangnya.

"Misalnya jurusan pertambangan belum ada kan, tambang banyak sekarang di Sanggau ini, maka harus dipersiapkan," kata Ria Norsan.

Menurutnya, keberadaan jurusan yang sesuai dengan karakter ekonomi Sanggau akan membuka peluang lebih besar bagi lulusan SMK untuk terserap di dunia kerja lokal.

Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki keterampilan secara teori, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan perusahaan dan sektor usaha di daerah.

Ria Norsan juga menegaskan bahwa maju atau tidaknya sebuah SMK sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah. Kepala sekolah dituntut mampu membaca perkembangan zaman sekaligus mencari terobosan agar sekolah terus berkembang.

"Untuk kepala sekolah khusus, maju tidaknya sekolah ini bagaimana Bapak memimpinnya," ujarnya.

Ia menilai inovasi menjadi hal yang mutlak dilakukan. Kepala sekolah bersama jajaran pendidik perlu memikirkan program-program baru yang relevan dengan perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta potensi ekonomi Kabupaten Sanggau.

"Banyak inovasi-inovasi yang perlu Bapak lakukan supaya sekolah ini bisa maju, tapi kalau tanpa inovasi sekolah ini biasa-biasa saja," tegasnya.

Selain sektor pertambangan, pengembangan pendidikan kejuruan di Sanggau juga diharapkan dapat diarahkan pada berbagai sektor potensial lainnya. Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu bidang yang dinilai penting untuk diperkuat mengingat kebutuhan tenaga kerja dengan kemampuan digital terus meningkat.

Ria Norsan menekankan, sekolah perlu membangun keterhubungan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri. Kurikulum dan program keahlian harus terus disesuaikan agar kompetensi siswa tidak tertinggal dari kebutuhan lapangan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjadikan SMK di Sanggau sebagai pusat pencetak tenaga kerja terampil yang mampu mengisi peluang pekerjaan di daerah sendiri.

Dengan pengembangan jurusan berbasis potensi lokal, Pemprov Kalbar berharap lulusan SMK Sanggau memiliki daya saing lebih kuat sekaligus mampu berkontribusi langsung terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sanggau.(Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar