Antrean BBM Panjang di SPBU, Solar Eceran Mahal, DPRD Sanggau Desak APH Bertindak

15 September 2026 14:33 WIB
Antrean panjang kendaraan mobil di salah satu SPBU di wilayah Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau pada Selasa (15/9/2026) pagi. (Insidepontianak.com/Ansar)

SANGGAU, insidepontianak.com – Antrean panjang pembelian BBM subsidi di SPBU wilayah Kabupaten Sanggau kembali terjadi. Di saat yang sama, harga jual di tingkat pengecer juga naik.

Ketua Komisi III DPRD Sanggau, Yeremias, menduga kondisi ini dipicu oleh praktik lancung dalam pendistribusian BBM di lapangan.

"Apakah ada permainan antara SPBU dengan oknum pemain BBM yang mengakibatkan BBM sulit didapat oleh masyarakat? Ini harus ditangani," tegas Yeremias, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, harga Solar di tingkat pengecer kini mencapai Rp20.000 per liter, jauh di atas harga resmi pemerintah sebesar Rp6.800 per liter.

"Kondisi ini tentu saja semakin membebani warga yang sudah kesulitan mendapatkan BBM di SPBU," ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan memeriksa SPBU yang terindikasi nakal dan sengaja menimbun pasokan demi mencari keuntungan sepihak.

"Saya berharap APH menindak tegas SPBU yang bermain dengan para oknum tersebut," ujarnya.

Ia menegaskan persoalan ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

"Ini permasalahan serius. Kita berharap pihak APH segera mengecek ke lapangan dan menindak tegas pelakunya," pungkasnya.***


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar