Puskesmas dan Rumah Dinas Dokter di Sukadana Rusak Parah, Layanan Kesehatan Terancam Terganggu

6 Mei 2026 15:29 WIB
Salah satu kondisi rumah dinas dokter yang berada di Puskesmas Sukadana/IST

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Kondisi memprihatinkan melanda fasilitas kesehatan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Bangunan Puskesmas Sukadana dan rumah dinas dokter setempat ditemukan mengalami kerusakan berat yang dikhawatirkan mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kerusakan tersebut diduga akibat minimnya pemeliharaan dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah bagian bangunan terlihat mengalami penurunan kualitas signifikan, sehingga memicu kekhawatiran warga dan tenaga kesehatan (nakes) yang bergantung pada fasilitas tersebut.

“Kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini menimbulkan keresahan karena Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan medis di wilayah tersebut. Jika tidak segera ditangani, kerusakan infrastruktur berpotensi menurunkan kualitas layanan kesehatan, bahkan mengganggu operasional pelayanan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk melakukan penilaian teknis terhadap kelayakan bangunan.

“Iya, memang itu sudah dilakukan penilaian oleh Dinas PU, kami sedang menunggu hasilnya. Rencananya puskesmas akan direlokasi sementara. Jadi sebetulnya sedang kami persiapkan prosesnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk rumah dinas dokter yang juga mengalami kerusakan parah, pihaknya telah sejak lama mengimbau agar bangunan tersebut dikosongkan demi keselamatan penghuni.

“Untuk rumah dinas, sudah sejak tahun lalu kami menyarankan pada Kepala Puskesmas yang lama agar mengosongkan rumah dinas tersebut demi keselamatan,” jelasnya.

Saat ini, Dinas Kesehatan Kayong Utara tengah mengupayakan penganggaran untuk rehabilitasi fasilitas tersebut, sembari menyiapkan proses relokasi layanan agar tetap berjalan tanpa terputus.

“Mudah-mudahan sejalan dengan upaya kami mengusulkan anggaran rehabilitasi puskesmas, proses relokasi pelayanan sementara dapat segera dilakukan,” tutup dr. Fransisca. (*)


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar