Hasil Lelang Jabatan, 5 Kepala OPD Kubu Raya Dilantik

17 Maret 2026 15:52 WIB
Enam Kepala OPD Kubu Raya saat mengucapkan sumpah jabatan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (17/3/2026).

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Proses lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akhirnya selesai. 

Hasilnya, sebanyak lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD) resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, di Aula Kantor Bupati, Selasa (17/3/2026).

Selain lima pejabat hasil seleksi terbuka tersebut, satu pejabat lainnya juga mendapat perpanjangan masa jabatan.

Lima pejabat yang dilantik di antaranya; Supratmansyah sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Syarif Muhammad Firdaus sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemudian, Azmi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Toga Paksi Indriyatno sebagai Kepala Dinas Perikanan, serta Agus Siswandi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Sementara itu, H. Y. Hardito kembali dipercaya melanjutkan tugasnya sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Kubu Raya.

Sujiwo menegaskan, jabatan yang diemban tak hanya posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan itu amanah dari Tuhan dan kepercayaan negara. Maka harus dipegang teguh dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Sujiwo.

Ia menegaskan, lima OPD yang dipimpin pejabat baru merupakan sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

Mulai dari pendidikan, infrastruktur, pertanian, perikanan hingga pelayanan perizinan.

“Di pundak para pejabat ini ada harapan besar masyarakat. Ini sektor-sektor yang langsung dirasakan dampaknya,” ujarnya.

Sujiwo berpesan, bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama di tengah kondisi fiskal nasional yang berdampak hingga ke daerah. 

Karena itu, ia meminta seluruh pejabat bekerja lebih keras dan adaptif.

“Harus totalitas, responsif, dan mampu beradaptasi dengan kondisi yang ada,” pesannya.

Ia menekankan, pentingnya pejabat untuk tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi aktif turun ke lapangan guna memahami persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

“Masalah itu adanya di lapangan, bukan di meja. Kalau tidak turun, kita tidak akan tahu kondisi sebenarnya,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai persoalan seperti penataan sekolah, infrastruktur hingga sektor pertanian masih banyak ditemukan langsung di lapangan dan membutuhkan respons cepat dari pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, menjelaskan seluruh proses lelang jabatan telah melalui tahapan seleksi terbuka dan mengantongi rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Prosesnya berjalan lancar dari awal hingga pelantikan, dan sudah mendapatkan rekomendasi BKN,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari enam jabatan yang dibuka, satu posisi belum dapat dilanjutkan karena keterbatasan peserta yang memenuhi syarat administrasi dan akan kembali dilelang dalam waktu dekat.

“Yang satu akan kita ulang lagi seleksinya,” tambahnya.

Pasca pelantikan, Pemkab Kubu Raya akan segera melakukan konsolidasi dengan seluruh OPD guna memastikan program berjalan efektif dan mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar