Kubu Raya Jadi Markas Pusat Pengendalian Karhutla Kalbar

26 Juni 2026 10:34 WIB
Tim gabungan saat memadamkan karhutla di Kubu Raya. (insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan Kabupaten Kubu Raya sebagai pusat markas pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat.

Luasnya hamparan lahan gambut dan keberadaan Bandara Internasional Supadio sebagai objek vital nasional menjadi pertimbangan utama.

“Bandara Supadio harus kita jaga ketat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tegas Direktur Jenderal Pengendalian Karhutla KLHK, Dasrul, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, lahan gambut yang membentang di Kubu Raya memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang tinggi, terutama saat musim kemarau melanda.

Guna mengantisipasi ancaman itu, markas pusat akan disiapkan dengan kelengkapan sarana, prasarana, dan dukungan personel secara penuh. Lewat gerak cepat ini, pencegahan dan penanganan titik api di Kalimantan Barat diharapkan bisa ditangani lebih dini.

"Kami ingin berkontribusi nyata bersama pemerintah daerah dalam pengendalian karhutla," tambahnya.

Sebagai langkah taktis terdekat, KLHK juga tengah menyiapkan operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan dengan menggandeng BMKG.

“Ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026,” ucapnya.

Kalbar masuk dalam jajaran enam provinsi dengan tingkat kerawanan karhutla tertinggi di Indonesia. Bersanding dengan Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Dari enam provinsi tersebut, total ada 58 kabupaten dan kota yang masuk zona rawan.  Termasuk Kubu Raya. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyambut baik respons cepat KLHK.

Ia berharap kehadiran markas Direktorat Pengendalian Karhutla ini mampu memotong birokrasi koordinasi antara pusat dan daerah.

Sujiwo memastikan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan lahan strategis hingga pemenuhan kebutuhan administrasi.

“Ini kabar baik bagi kita semua,” ujarnya.

Ia pun menekankan, keberadaan markas pengendalian karhutla bukan hanya penting bagi Kubu Raya, tetapi juga menjadi benteng strategis untuk melindungi Kalbar dari ancaman kabut asap tahunan.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar