Kunjungi Kalbar, BNPB Sebut Karhutla Masih Terkendali Meski Hotspot Capai 3.218 Titik
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Budi Irawan, menyebut kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat masih terkendali.
Meski data BMKG mencatat 3.218 titik panas (hotspot), BNPB menilai luas kebakaran yang terjadi belum tergolong besar.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Kamis (7/8/2026), Budi mengatakan status karhutla di provinsi ini belum berada pada kondisi yang mengkhawatirkan.
"Masih terkendali, karena dilihat dari jumlah kebakarannya juga tidak begitu besar, tapi cukup terkendali,” kata Budi.
Menurutnya, penanganan di lapangan masih berjalan efektif karena luas lahan yang terbakar relatif kecil.
“Sekarang masih terkendali ya statusnya, tidak terlalu tinggi," singkatnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya jumlah hotspot di Kalbar. Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio periode 6 Agustus 2026, terdeteksi 3.218 hotspot, terdiri dari 182 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi, 2.857 titik kepercayaan menengah, dan 179 titik kepercayaan rendah.
Sebaran hotspot terbanyak berada di Kabupaten Sanggau sebanyak 724 titik, disusul Ketapang 681 titik, Landak 394 titik, Kapuas Hulu 307 titik, dan Sintang 264 titik. Sementara Kubu Raya tercatat memiliki 132 hotspot.
BNPB menegaskan, banyaknya hotspot tidak selalu menggambarkan besarnya kebakaran yang terjadi. Setiap titik panas masih harus diverifikasi di lapangan untuk memastikan adanya api, sehingga upaya pemadaman dini terus dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, dan seluruh unsur penanganan karhutla. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment