Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Bawang di Ngabang Melonjak, Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
LANDAK, insidepontianak.com — Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Rakyat Ngabang melonjak dalam sepekan terakhir.
Kenaikan ini otomatis menekan pengeluaran warga. Apalagi menjelang hari besar keagamaan, kebutuhan rumah tangga ikut meningkat.
Warga Ngabang, Luna, menyebut harga bawang merah kini di kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih sekitar Rp40 ribu per kilogram.
“Ini harga tadi pagi,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Sebelumnya, bawang merah masih berada di rentang Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Lonjakan terjadi cepat. Diduga dipicu naiknya permintaan jelang Imlek, Ramadan, dan Idulfitri.
Untuk menekan kenaikan harga ini, Pemerintah Kabupaten Landak pun menggelar pasar murah di GOR Bujank Nyanko Ngabang.
Di lokasi itu, bawang merah dijual Rp55 ribu per kilogram dan bawang putih Rp38 ribu per kilogram, lebih rendah dari harga pasar.
Sejumlah komoditas lain juga disubsidi. Tomat Rp20 ribu per kilogram, terigu Rp13 ribu per kilogram, susu kental manis Rp11.500 per kaleng, mentega Rp6.500 per bungkus, telur Rp1.800 per butir, minyak goreng Rp15 ribu per liter, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, serta beras SPHP Rp60 ribu per kemasan lima kilogram.
Wakil Bupati Landak, Erani, menyebut pasar murah sebagai langkah menahan kenaikan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Ini upaya membantu warga di tengah tekanan harga. Ke depan akan digelar juga di kecamatan,” katanya.
Kenaikan bawang menjadi ujian awal pengendalian inflasi daerah menjelang periode permintaan tinggi.
Tanpa pengawasan distribusi dan stabilisasi pasokan, lonjakan serupa berpotensi terus berulang setiap musim hari besar.***
Penulis : Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment