Plastik Mahal, Pedagang Minuman di Ngabang Dilema
LANDAK, Insidepontianak.com – Harga plastik melonjak. Pelaku UMKM Kabupaten Landak, mulai tertekan. Modal membengkak. Harga jual tertahan.
Ayu merasakannya langsung. Ia jualan minuman di Kecamatan Ngabang. Setiap hari usahanya bergantung pada kantong plastik dan cup gelas. Dua bahan itu kini makin mahal.
“Cup gelas naik karena bahan plastik juga mahal,” kata Ayu, Senin (13/4/2026).
Harga cup gelas yang biasa ia pakai naik tajam. Dari sekitar Rp9 ribu per bungkus, kini menembus Rp14 ribu.
Sementara kantong plastik dari Rp7 ribu, kini mencapai Rp15 ribu per pak. Kenaikan itu terjadi dalam waktu singkat. Memukul biaya produksi pedagang kecil.
Margin usaha minuman Ayu yang tipis pun semakin tergerus. Di tengah tekanan itu, ia tetap bertahan. Masih menjual minuman cendol dan es kacang hijau Rp5 ribu per porsi.
Harga itu sengaja dipertahankan. Agar tetap terjangkau bagi pelanggan sekitar. Ia belum berani menaikkan karena khawatir pembeli lari.
“Saya masih jual Rp5 ribu. Susah kalau mau naikkan harga, takut orang tidak mau beli,” ujarnya.
Bagi pelaku UMKM seperti Ayu, pilihan kian sempit. Harga bahan baku naik. Harga jual ditahan. Di antara keduanya, mereka mencoba survive.
Ayu berharap harga plastik kembali stabil. Agar usaha kecil seperti miliknya tetap bisa berjalan di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu.***
Penulis : Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment