Karolin Dorong Sinergi HKTI dan Badan Karantina Perkuat Pertanian Landak

30 Juni 2026 14:08 WIB
Warga Ngabang yang tengah memanen padi di sawah miliknya/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mendorong terbangunnya sinergi antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Badan Karantina untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Landak.

Menurut Karolin, kolaborasi tersebut diperlukan agar pengembangan pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas komoditas dan memperluas peluang pengembangannya.

Ia mengatakan komunikasi dengan Badan Karantina menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi petani di Kabupaten Landak.

"Tadi ketemu teman lama, beliau sekarang Kepala Badan Karantina. Mudah-mudahan bisa bersinergi antara HKTI, Badan Karantina, dan para petani di Kabupaten Landak untuk mendorong ketahanan pangan di tempat kita," kata Karolin, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, tantangan sektor pertanian saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Mulai dari pemerintah, organisasi petani, hingga lembaga yang memiliki kewenangan di bidang karantina dan pengawasan komoditas.

Karolin menilai petani juga perlu mulai beradaptasi dengan perkembangan sektor pertanian agar mampu menghasilkan komoditas yang memiliki daya saing lebih baik.

"Sebagai Ketua HKTI Kabupaten Landak, saya tegaskan bahwa kita tidak bisa lagi memakai cara-cara lama. Pertanian kita harus modern, dan petani kita harus berani naik kelas menjadi pengusaha," ujarnya.

Ia meyakini kolaborasi yang kuat akan membantu petani memperoleh dukungan yang lebih luas, baik dalam peningkatan kapasitas maupun pengembangan sektor pertanian yang berorientasi pada nilai tambah.

Karolin menegaskan ketahanan pangan tidak dapat diwujudkan hanya melalui peningkatan produksi, tetapi juga memerlukan kerja sama antarlembaga agar berbagai program yang dijalankan saling mendukung.

"Ketahanan pangan itu bukan sekadar slogan, melainkan urusan perut rakyat yang harus kita jamin bersama," pungkasnya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar