Pemkab Landak Rencanakan Bangun Rumah Maggot, Sampah Organik Disiapkan Jadi Pakan Ternak dan Ikan
LANDAK, Insidepontianak.com - Pemkab Landak mulai merencanakan pembangun rumah maggot di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sebagai upaya mengurangi timbunan sampah organik sekaligus mengubahnya menjadi produk yang bernilai ekonomi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Landak, Sahbirin, mengatakan pembangunan rumah maggot menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah yang selama ini didominasi sampah organik.
"Yang paling banyak itu sampah organik dan anorganik. Ini menjadi potensi bagi kita untuk diolah," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Menurut Sahbirin, sampah organik yang berasal dari sisa makanan, buah-buahan, dan limbah dapur akan dimanfaatkan sebagai media budidaya larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau maggot.
Hasil budidaya tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein untuk pakan ternak maupun pakan ikan.
"Nantinya sampah organik kita olah menjadi maggot yang bisa dimanfaatkan sebagai protein hewani untuk pakan ternak dan pakan ikan," katanya.
Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik dan kertas juga akan dipilah untuk diolah sesuai jenisnya.
Adapun sampah residu, seperti popok sekali pakai dan limbah lain yang tidak dapat didaur ulang, tetap akan dibuang ke TPA.
Ia menjelaskan, produksi sampah di Kabupaten Landak mencapai rata-rata sekitar 25 ton per hari.
"Menjelang akhir tahun, karena aktivitas hari raya, kadang terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Rata-rata mencapai sekitar 25 ton per hari," ujarnya.
Besarnya volume tersebut menjadi alasan pemkab mulai mengembangkan pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan kembali agar tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment