MEMPAWAH, insidepontianak.com — Pemerintah Kabupaten Mempawah menegaskan komitmennya dalam mempercepat implementasi reformasi birokrasi (RB) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, usai mengikuti asistensi virtual bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Mempawah Command Center, Senin (4/5/2026).
Menurut Ismail, penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan pembangunan Zona Integritas (ZI) menjadi langkah strategis dalam membentuk budaya kerja aparatur yang berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.
“Kami memastikan seluruh instrumen reformasi birokrasi dan SAKIP berjalan sesuai koridor, termasuk pengelolaan benturan kepentingan agar pejabat publik dapat bekerja secara objektif,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pembenahan sistem tidak hanya menyasar aspek administratif, tetapi juga mendorong peningkatan integritas dan profesionalisme aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan asistensi tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa reformasi birokrasi harus memberikan dampak nyata, bukan sekadar peningkatan nilai atau capaian administratif.
“Yang terpenting bukan hanya angka, tetapi bagaimana birokrasi mampu mempercepat pembangunan, mendukung investasi, dan berkontribusi menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa tren capaian reformasi birokrasi di Kalimantan Barat sepanjang 2024 menunjukkan peningkatan positif. Namun demikian, seluruh pemerintah daerah diminta tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas layanan publik.
Selain itu, Harisson menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif di lapangan.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi melalui Command Center sebagai sarana pengawasan program kerja secara lebih akurat, transparan, dan akuntabel.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Mempawah turut didampingi staf ahli, para asisten Sekretariat Daerah, serta kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Dengan penguatan reformasi birokrasi dan pemanfaatan teknologi, Pemkab Mempawah optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan daerah. (*)
Leave a comment