Herzaky Mundur, Ermin Elviani Berpeluang Kembali Pimpin Demokrat Kalbar
PONTIANAK, insidepontianak.com – Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Barat (Kalbar) dipastikan hanya diikuti dua kandidat: Ermin Elviani dan Suryadman Gidot.
Sementara Herzaky Mahendra Putra yang sempat digadang menjadi penantang kuat, mendadak mundur. Formulir yang telah diambil, tidak dikembalikan hingga batas terakhir yang ditentukan panitia.
Sebagai petahana, Ermin Elviani alias Evi berpeluang besar terpilih kembali. Seluruh syarat dukungan dari pemilik suara sudah ia kantongi sebagai syarat mutlak pencalonan.
Sedangkan Suryadman Gidot dilaporkan menyerahkan berkas administrasi tanpa lampiran dukungan. Namun, proses pendaftarannya tetap diterima oleh panitia.
Ketua Steering Committee (SC) Musda Demokrat Kalbar, Andi Aswad, membenarkan peta persaingan ini.
"Hingga batas akhir, hanya dua orang yang mengembalikan dokumen pendaftaran, yaitu Gidot dan Evi," ujar Andi Aswad.
Andi menambahkan, seluruh berkas pendaftaran dua kandidat tersebut telah diserahkan kepada Tim DPP BPOKK Partai Demokrat. Proses verifikasi pun langsung digelar di Mercure Hotel Pontianak pada 16 Juli 2026.
Andi menjamin panitia bekerja profesional dan transparan. Hasil verifikasi DPP BPOKK inilah yang akan menjadi penentu tahapan Musda berikutnya.
Amanah AHY di Pusat
Mundurnya Herzaky dari bursa pencalonan ketua DPD Demokrat Kalbar bukan tanpa alasan. Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memintanya tetap fokus menjalankan tugas di Jakarta.
Saat ini, Herzaky memang mengemban tugas penting sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Ia mengawal berbagai program strategis nasional. Mulai dari perbaikan jalan daerah, jaringan irigasi, pembangunan giant seawall, hingga proyek kereta api Trans-Kalimantan.
"Tugas ini harus saya jalankan sebaik-baiknya untuk membantu beliau di Kemenko Infrastruktur," ujarnya.
Bagi Herzaky, mengabdi di Jakarta justru bisa memberi dampak lebih besar bagi tanah kelahirannya. Membangun Kalbar tidak harus selalu berada di daerah.
"Di pusat, kita punya akses langsung untuk mengawal program-program nasional agar masuk ke Kalbar. Perjuangan untuk masyarakat justru bisa lebih optimal," jelasnya.
Selain tugas kementerian, Herzaky juga masih menjabat Kepala Bakomstra sekaligus Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat. Ia bertanggung jawab menyelaraskan komunikasi publik partai di 38 provinsi seluruh Indonesia.
Meski memilih fokus di pusat, ia tetap menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan para kader di daerah yang sempat mendorongnya maju di Musda Kalbar.
Dengan keputusan itu, panggung utama Musda Demokrat Kalbar kini menyisakan pertarungan antara Ermin Elviani dan Suryadman Gidot untuk merebut mandat kepemimpinan periode baru.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment