PLN Kalbar Siagakan 1.551 Personel Amankan Listrik Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan

16 Agustus 2026 11:19 WIB
Senior Manager Distribusi Kalimantan Barat, Salmon Kareth. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat menyiagakan 1.551 personel untuk mengamankan pasokan listrik menjelang upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Personel tersebut terdiri atas 271 petugas pelayanan, 25 tenaga teknis Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), serta 1.255 Tenaga Alih Daya (TAD) dan mitra kerja.

Selain itu, PLN menyiapkan 100 unit peralatan dan 356 unit kendaraan pendukung, ditambah material cadangan penanganan gangguan dalam jumlah memadai.

Sebagai bagian dari mitigasi gangguan, PLN turut mendirikan 30 Posko Siaga Distribusi dan 1 Posko Siaga Icon+ yang tersebar di berbagai titik strategis.

PLN juga memastikan pasokan listrik tetap andal di 25 lokasi VVIP dan VIP, meliputi kantor pemerintah daerah, dinas terkait, lapangan upacara, hingga pusat kegiatan masyarakat. 

Selanjutnya, sebanyak 57 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 54 lokasi pun siap melayani kendaraan listrik selama masa libur kemerdekaan.

Senior Manager Distribusi PLN UID Kalimantan Barat, Salmon Kareth, menegaskan seluruh sumber daya, mulai dari personel hingga armada operasional, telah disiagakan penuh.

"Kami tidak ingin ada satu pun momen perayaan kemerdekaan masyarakat Kalimantan Barat yang terganggu karena persoalan kelistrikan," ujar Salmon usai memimpin apel siaga personel, Jumat (14/8/2026).

Ia memastikan, tim di lapangan telah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh jaringan listrik di sekitar titik-titik vital lokasi upacara. 

"Sejak beberapa hari terakhir, tim kami melakukan inspeksi jaringan listrik di sekitar lokasi VVIP dan VIP, termasuk pengecekan gardu, tiang, dan kabel yang rawan terganggu," lanjutnya. 

Petugas piket disiagakan penuh selama 24 jam, lengkap dengan genset mobile dan kendaraan reaksi cepat agar setiap laporan gangguan direspons dalam hitungan menit. PLN juga berkoordinasi dengan pihak keamanan dan pemda setempat.

Menjelang perayaan, masyarakat diimbau untuk turut menjaga keselamatan ketenagalistrikan. Tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik karena kawat atau benang dapat memicu korsleting.

Masyarakat juga diminta berhati-hati saat memasang umbul-umbul, bendera, maupun atribut hiasan agar tidak menyentuh kabel listrik. 

"Jika terjadi gangguan, warga dapat langsung melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Call Center PLN 123," jelasnya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar