Harga Plastik Naik, Warga Sambas Keluhkan Dampak ke Belanja dan Harga Makanan

20 April 2026 15:26 WIB
Harga palstik melonjak tinggi, warga Sambas keluhkan kenaikan harga makanan dan minuman/IST

SAMBAS, insidepontianak.com – Kenaikan harga kantong plastik mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat di Kabupaten Sambas. Salah satu warga, Rima, mengungkapkan bahwa kondisi ini membuat sejumlah toko tidak lagi menyediakan kantong plastik gratis bagi pembeli.

Menurutnya, beberapa gerai seperti Mr. DIY di Sambas sudah tidak menyediakan kantong plastik, sementara minimarket lain tetap menyediakan namun dengan biaya tambahan.

“Sekarang kalau belanja harus siap bawa tas sendiri. Kalau tidak, ya harus bayar kantong plastik,” katanya, Senin (20/4/2026). 

Tak hanya berdampak pada kebiasaan belanja, kenaikan harga plastik juga disebut ikut memengaruhi harga makanan dan minuman. Rima mencontohkan, harga kopi di tempat langganannya mengalami kenaikan dalam waktu singkat.

“Saya biasa beli kopi Rp13 ribu, besoknya naik jadi Rp15 ribu. Katanya karena harga plastik juga mahal,” jelasnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Ia mulai mengubah kebiasaannya dengan membawa tas belanja sendiri sebagai langkah antisipasi.

Ia menilai, di balik dampak negatif berupa kenaikan harga, kondisi ini juga memiliki sisi positif terhadap lingkungan.

“Positifnya ya bisa mengurangi sampah plastik, jadi lebih menjaga lingkungan. Tapi dampak buruknya, harga makanan dan minuman ikut naik,” katanya.

Rima berharap situasi ini tidak berlangsung lama dan harga kebutuhan masyarakat bisa kembali stabil. 

“Semoga harga-harga bisa normal lagi, jangan sampai terus naik,” harapnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar