DPRD Sanggau Dukung Kebijakan Pembatasan Gadget di Sekolah

27 Juli 2026 11:40 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau, Paulus. (Insidepontianak.com/Ansar)

SANGGAU, insidepontianak.com - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau, Paulus mendukung penerapan pembatasan penggunaan gadget di lingkungan sekolah.

Kebijakan itu dinilai perlu dilakukan secara disiplin untuk menciptakan proses belajar yang lebih efektif, dan mendorong siswa lebih aktif berpikir mengembangkan kreativitas.

"Kami sangat mendukung pembatasan penggunaan gawai di sekolah. Ketergantungan pada HP dapat mengerdilkan cara berpikir dan mengurangi kreativitas anak," ujar Paulus belum lama ini.

Menurutnya, pembatasan bukan berarti melarang penggunaan gawai sepenuhnya. Tetapi penggunaan handpone pintar harus diatur agar siswa lebih bertanggung jawab.

"Guru harus lebih mengutamakan agar anak berpikir kritis, bukan langsung mencari jawaban melalui gawai," katanya.

Penggunaan gawai lebih tepat dilakukan di luar jam sekolah sebagai media mencari informasi dan menambah wawasan.

Namun, pemanfaatannya tetap memerlukan pengawasan dari orang tua agar tidak disalahgunakan.

"Anak boleh menggunakan gawai di luar jam sekolah untuk belajar. Orang tua tetap harus mengawasi karena banyak anak mulai kecanduan gawai dan media sosial," tegasnya.

Ia berharap pembatasan penggunaan gawai di sekolah dapat menjadi langkah membangun budaya belajar yang lebih sehat.

Dengan pengawasan guru dan orang tua, teknologi diharapkan menjadi pendukung pembelajaran tanpa mengurangi kreativitas maupun kemampuan berpikir kritis anak.***


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar