Paulus: Infrastruktur Sekolah hingga Rumah Dinas Guru di Pelosok Sanggau Butuh Perhatian
SANGGAU, insidepontianak.com -- Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau, Paulus menilai kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Sanggau masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia mengungkapkan, sejumlah sekolah terutama di wilayah terpencil dan perbatasan, masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
"Masih banyak sekolah yang meja dan kursinya rusak serta bangunannya belum memenuhi standar. Kondisi ini banyak ditemukan di daerah terpencil dan kawasan perbatasan," ujar Paulus di Senin (27/7/2026).
Ia menyampaikan, selain ruang belajar, kondisi rumah dinas guru juga menjadi perhatian. Banyak bangunan yang mengalami kerusakan sehingga belum mampu mendukung kebutuhan tenaga pendidik di lapangan.
"Rumah guru banyak yang rusak dan perlu direhabilitasi. Guru-guru baru, termasuk PPPK, membutuhkan tempat tinggal yang layak agar dapat mengajar dengan optimal," katanya.
Menurutnya, keterbatasan rumah guru dapat memengaruhi kelancaran proses belajar mengajar. Guru yang harus menempuh perjalanan jauh berisiko terlambat, terutama saat cuaca tidak mendukung.
"Sudah banyak usulan terkait dengan infrastruktur sekolah dan rehabilitasi rumah guru. Namun, keterbatasan anggaran akibat efisiensi menjadi kendala untuk merealisasikannya," jelasnya.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat menjadikan perbaikan infrastruktur pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -
Tags :

Leave a comment