Pemprov Kalbar Dorong 97 Kopdes Sanggau Jadi Penggerak Ekonomi Desa
SANGGAU, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) bukan menjadi tujuan akhir. Setelah gedung selesai dibangun, tantangan berikutnya adalah memastikan koperasi mampu menjalankan kegiatan usaha secara produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal itu menjadi perhatian dalam persiapan pelaksanaan Kopdes di Kabupaten Sanggau. Saat ini, sebanyak 97 Kopdes di Sanggau telah masuk tahap pembangunan.
Pemprov Kalbar menilai keberadaan gedung koperasi harus diikuti dengan kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia, serta strategi bisnis yang jelas. Tanpa pengelolaan yang baik, pembangunan fisik dikhawatirkan tidak akan memberikan dampak maksimal terhadap perekonomian masyarakat desa.
Karena itu, pembinaan terhadap Kopdes akan terus dilakukan. Koperasi diharapkan tidak hanya aktif secara administratif, tetapi mampu menjalankan kegiatan usaha yang produktif dan berkelanjutan.
“Kita tidak ingin pembangunan gedung menjadi tujuan akhir. Setelah bangunan berdiri, yang jauh lebih penting adalah bagaimana koperasi ini bisa berjalan dan menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” demikian penekanan Pemprov Kalbar dalam mendorong kesiapan Kopdes.
Pengawasan pembangunan dilakukan secara bersama antara Pemerintah Provinsi Kalbar dengan pemerintah kabupaten/kota. Sementara untuk pembinaan koperasi secara langsung menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota.
Pemerintah daerah juga didorong untuk memastikan setiap Kopdes memiliki pengurus yang mampu mengelola usaha secara profesional. Selain itu, potensi ekonomi masing-masing desa perlu dipetakan agar kegiatan koperasi tidak berjalan tanpa arah.
Dengan 97 Kopdes yang kini masuk tahap pembangunan di Sanggau, pemerintah berharap momentum tersebut dapat menjadi awal penguatan ekonomi desa.
Kopdes diharapkan mampu menjadi wadah masyarakat dalam mengembangkan usaha, mengoptimalkan komoditas lokal, memperluas akses terhadap kebutuhan ekonomi, sekaligus membuka peluang usaha baru.
Potensi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan dan berbagai produk unggulan desa di Sanggau dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan usaha koperasi.
Dengan demikian, keberhasilan Kopdes nantinya tidak hanya diukur dari berapa banyak gedung yang berhasil dibangun, tetapi dari seberapa jauh koperasi mampu bergerak, menghasilkan usaha, menciptakan peluang ekonomi, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Sanggau pun diharapkan terus memperkuat koordinasi, pendampingan dan pembinaan agar 97 Kopdes tersebut tidak berhenti sebagai bangunan baru di desa, melainkan benar-benar tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. (*)
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment