Kemarau Panjang Ganggu Produksi Peternakan Ayam di Sanggau, Pasokan Air Kian Sulit
SANGGAU, insidepontianak.com – Kekeringan akibat kemarau panjang mulai berdampak terhadap sektor peternakan ayam di Kabupaten Sanggau akibat minimnya pasokan air.
Kondisi tersebut bahkan memaksa sebagian peternak menunda memasukkan bibit ayam baru ke kandang.
“Kemarin kami berdiskusi dengan salah satu peternak ayam broiler di Kembayan. Air sumurnya sudah kering,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau, Ambius Anton, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, apabila kemarau berlangsung lebih lama, gangguan pada proses produksi berpotensi menekan ketersediaan pasokan daging ayam di Bumi Daranante.
Jika pasokan menipis di tengah permintaan yang tetap tinggi, harga daging ayam berpotensi melonjak hingga memicu inflasi daerah.
“Harga ayam bisa naik di saat-saat seperti itu. Nah, kita ingin memetakan apa saja yang dihadapi para peternak di tengah musim kemarau ini. Harapan kita, kekeringan secepatnya berlalu,” ujanya.
Sebagai langkah mitigasi, Disbunnak telah menerjunkan tim untuk mengidentifikasi dampak kemarau panjang terhadap sektor peternakan secara menyeluruh.
Pemantauan tersebut tidak hanya menyasar ketersediaan air, tetapi juga mengukur dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan serta produktivitas ternak.
“Awalnya ada beberapa wilayah yang kita pantau, yakni Kecamatan Toba, Kembayan, dan Beduai. Kemudian kita lanjutkan ke Kecamatan Sekayam, Balai, hingga Parindu,” pungkasnya.***
Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment