DPRD Sanggau Minta Jembatan Timbang Tayan Hulu Dioptimalkan, Cegah Kendaraan Overload

7 September 2026 16:19 WIB
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau, Zulkarnain

SANGGAU, insidepontianak.com -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau meminta fungsi Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang di Kecamatan Tayan Hulu dioptimalkan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kendaraan angkutan barang bermuatan berlebih atau overload yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan dan jembatan di Kabupaten Sanggau.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau, Zulkarnain mengatakan, pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang harus dilakukan secara konsisten sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Kondisi itu pada akhirnya juga meningkatkan beban biaya pemeliharaan yang harus ditanggung pemerintah.

“Jembatan timbang kita berada di Tayan Hulu sebagai pintu masuk Kabupaten Sanggau. Kami meminta Dinas Perhubungan agar seluruh kendaraan, khususnya angkutan berat, diperiksa dan aturan mengenai batas muatan benar-benar diterapkan tanpa kompromi,” ujar Zulkarnain, Senin (7/9/2026).

Politisi Partai NasDem itu mengingatkan, jika kendaraan overload terus dibiarkan melintas, kondisi jalan dan jembatan di Sanggau akan semakin cepat mengalami kerusakan.

Selain itu, Zulkarnain menyoroti dugaan masih adanya kendaraan angkutan bermuatan berlebih yang melintas pada malam hari, di luar jam operasional pengawasan jembatan timbang.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius. Jangan sampai celah waktu pengawasan justru dimanfaatkan pihak tertentu untuk menghindari pemeriksaan dan ketentuan batas muatan.

Karena itu, Komisi III DPRD Sanggau akan mendorong Dinas Perhubungan meningkatkan efektivitas pengawasan di UPPKB Tayan Hulu. Termasuk mengevaluasi sistem pengawasan yang selama ini diterapkan.

“Kami akan menyampaikan dan menekankan persoalan ini kepada Dinas Perhubungan agar pengawasan semakin diperketat sehingga pelanggaran serupa tidak terus berulang,” tegasnya.


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar