Cahaya Ramadan Terangi 49 Rumah Keluarga Prasejahtera Lewat Listrik Gratis PLN

3 Maret 2026 17:36 WIB
Pahroni (77), warga Desa Berlimang, Sambas mendapat sambungan listrik gratis dari PLN. (Istimewa)

SINGKAWANG, insidepontianak.com — Ramadan 1447 Hijriah membawa kebahagiaan bagi puluhan keluarga prasejahtera di Kalimantan Barat. Sebanyak 49 rumah akhirnya mendapat sambungan listrik gratis dari PLN.

Program ini merupakan bagian dari Light Up The Dream (LUTD), gerakan sosial pegawai PLN yang membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses listrik.

Penyalaan listrik dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat. Kegiatan simbolis dipusatkan di Desa Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Rabu (3/3/2026).

Bagi sebagian orang, listrik mungkin hal yang biasa. Namun bagi keluarga Jeki, cahaya lampu yang baru menyala di rumah mereka menjadi momen yang sangat berarti.

Jeki (23), seorang buruh tani, tampak haru saat lampu di rumah papan miliknya akhirnya menyala. Cahaya itu menerangi ruang keluarga yang selama ini gelap saat malam tiba.

Selama tiga tahun terakhir, Jeki dan keluarganya harus menumpang listrik dari rumah tetangga. Aliran itu hanya cukup untuk menyalakan satu lampu pada malam hari.

Kini, di bulan Ramadan yang penuh berkah, rumah sederhana itu akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Sekarang rumah saya sudah terang dengan listrik sendiri,” kata Jeki.

Ia mengaku listrik tersebut akan sangat membantu kehidupan keluarganya. Jeki juga berencana memulai usaha kecil dari rumah.

“Saya ingin mencoba usaha pengolahan talas. Terima kasih kepada pegawai PLN atas kepeduliannya,” ujarnya.

Program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial yang diinisiasi pegawai PLN sejak 2020. Program ini berjalan melalui donasi sukarela dari para pegawai.

Melalui donasi tersebut, pegawai PLN menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu keluarga prasejahtera mendapatkan sambungan listrik.

Hingga saat ini, lebih dari 1.177 keluarga di Kalimantan Barat telah menerima manfaat sambungan listrik gratis dari program tersebut.

Lurah Setapuk Besar, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN kepada masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran listrik memberikan dampak besar bagi kehidupan warga.

“Listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Maria G. I. Gunawan, mengatakan program Light Up The Dream lahir dari semangat gotong royong insan PLN.

Program tersebut menjadi bentuk kepedulian pegawai PLN terhadap masyarakat yang belum memiliki akses listrik.

“Ini bukan sekadar penyambungan listrik gratis. Ini gerakan kepedulian dari pegawai PLN,” kata Maria.

Ia menambahkan, listrik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan akses listrik yang memadai, keluarga penerima manfaat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Selain itu, listrik juga membuka peluang ekonomi melalui usaha kecil dari rumah. “Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan di bulan Ramadan dan memberi harapan baru bagi masyarakat,” ujarnya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar