Kapal Membawa BBM Terbakar di Sungai Pawan Ketapang, Satu ABK Tewas

3 Mei 2026 20:37 WIB
Korban saat divealuasi Tim SAR gabungan untuk diserahkan ke pihak keluarganya. (Istimewa).

KETAPANG, insidepontianak.com – Kapal bermuatan bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Sungai Pawan, Ketapang. Satu anak buah kapal (ABK) yang sempat hilang ditemukan tewas.

Korban berinisial A, berusia 15 tahun. Jasadnya ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa nahas itu juga menyebabkan empat ABK lainnya mengalami luka bakar. 

Koordinator SAR Ketapang, Ayub, mengatakan korban tewas ditemukan di bagian haluan kapal saat operasi pencarian hari pertama.

"Pencarian dimulai pukul 06.00 WIB dengan penyisiran hingga radius 4 mil ke arah laut. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Selanjutnya, operasi SAR resmi ditutup.

Kronologi Kejadian

Kapal pengangkut BBM itu terbakar saat bersandar di sungai, di belakang permukiman warga. Kapal itu rencananya akan berlayar menuju Pulau Penebang, Kabupaten Kayong Utara.

Seorang warga, Yudi, mengatakan kebakaran diawali suara ledakan keras. Api kemudian membesar dan melalap kapal.

“Sekitar pukul 22.30 WIB terdengar ledakan keras,” ujarnya.

Ledakan itu membut warga sekitar geger. Mereka berhamburan keluar dari rumah. Kepanikan tak terhindarkan saat api cepat membesar dan sempat menjalar di permukaan air.

“Api cepat membesar karena kapal membawa minyak,” kata Yudi.

Kesaksian Warga

Warga lainnya, Apek, mengungkapkan kapal tersebut awalnya kapal nelayan yang kemudian digunakan untuk mengangkut barang. Ia mengalami luka di tangan saat membantu memotong tali kapal dan memadamkan api.

“Kami panik karena api menyebar,” katanya.

Agung, warga yang juga tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku terkejut dengan suara ledakan yang membuat rumahnya bergetar.

“Begitu keluar, langit sudah terang,” ujarnya.

Menurutnya, kapal itu membawa berbagai jenis BBM, seperti Pertalite, solar, dan Pertamax. Ada juga muatan lain berupa tabung oksigen dan bahan kebutuhan pokok.

Berdasarkan data di lapangan, terdapat enam ABK di kapal tersebut. Satu orang selamat. Empat lainnya yang mengalami luka bakar dan telah dibawa ke rumah sakit.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap dan penyebab pasti kebakaran kapal tersebut.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar