Belum Ditemukan Kasus Virus Nipah di Kubu Raya, Dinkes Perketat Antisipasi

5 Februari 2026 13:32 WIB
Kepala Dinkes Kubu Raya, Wan Iwansyah, Rabu (5/2/2026).

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Di tengah meningkatnya kewaspadaan nasional terhadap penyebaran Virus Nipah, Dinas Kesehatan Kubu Raya memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus yang terkonfirmasi.

“Untuk Kubu Raya sampai hari ini belum ada laporan kasus Virus Nipah," Kepala Dinkes Kubu Raya, Wan Iwansyah, Rabu (5/2/2026).

Iwansyah mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah antisipasi sejak dini untuk mencegah masuknya virus yang dikenal memiliki tingkat fatalitas tinggi itu.

"Kami tetap siaga dan sudah menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspada," ujarnya.

Ia mengungkapkan, Dinkes Kubu Raya telah memperkuat sistem pendeteksi penyakit menular, termasuk pemantauan kasus demam akut disertai gangguan pernapasan di puskesmas dan rumah sakit se-Kubu Raya.

“Setiap fasilitas kesehatan sudah kami minta siap melakukan deteksi dini dan pelaporan cepat," ungkapnya.

Selain itu, ia meminta, agar tenaga kesehatan segera melaporkan apabila menemukan pasien dengan gejala mencurigakan, terutama yang memiliki riwayat kontak dengan hewan atau perjalanan dari daerah terjangkit.

"Ini penting supaya jika ada indikasi, bisa langsung ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.

Di samping itu, Iwansyah mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. 

Ia mengingatkan, warga untuk menghindari konsumsi buah yang sudah tergigit kelelawar, serta memastikan makanan dan minuman dalam kondisi higienis.

“Kami minta masyarakat rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami demam tinggi, batuk, atau sesak napas,” tambahnya.

Ia memastikan, Dinkes Kubu Raya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat serta Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan kesiapsiagaan daerah tetap optimal.

“Prinsipnya, meskipun belum ada kasus, kita tidak boleh lengah. Pencegahan lebih baik daripada penanganan,” pungkasnya. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar