Empat Titik Karhutla di Kubu Raya Masih Membara, Pemadaman Terus Berlangsung

24 Juli 2026 12:55 WIB
Petugas Manggala Agni melakukan pemadaman kebakaran lahan di Kubu Raya. (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Empat titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya masih membara. Tim gabungan terus berjibaku memadamkan api hingga Jumat (24/7/2026).

Empat sebaran titik api itu berada di Dusun Keramat I dan Dusun Karya II, Desa Kuala Dua, Dusun Sidomulyo, Kecamatan Sungai Raya, serta Dusun Sangkar Mas, Kecamatan Rasau Jaya Tiga.

“Empat lokasi ini masih kami tangani. Tim terus memastikan api benar-benar padam,” tegas Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan VIII/Pontianak, Taufikurohman.

Bencana karhutla diprediksi masih mengintai dalam beberapa bulan ke depan. BMKG memprakirakan curah hujan rendah akibat fenomena El Nino bakal berlangsung dari Juli hingga September.

Kubu Raya menjadi salah satu area paling rentan lantaran memiliki hamparan lahan gambut seluas 342 ribu hingga 523 ribu hektare.

Sebagai informasi, kebakaran lahan di Dusun Keramat I, Desa Kuala Dua, sudah memasuki hari kedelapan. Dari total 6 hektare area yang terbakar, petugas telah memadamkan 5,2 hektare.

Sementara di Dusun Sangkar Mas, Rasau Jaya Tiga, pemadaman kebakaran lahan sudah berjalan selama 6 hari. Dari 9 hektare area yang hangus, sekitar 7 hektare di antaranya berhasil dipadamkan.

Selanjutnya, penanganan kebakaran lahan di Dusun Karya II, Desa Kuala Dua, memasuki hari ketiga. Petugas berhasil mengendalikan 2,1 hektare dari total 5 hektare area yang terbakar.

Adapun titik api di Dusun Sidomulyo, Sungai Raya, merupakan lokasi terbaru. Pada hari pertama penanganan, 1 hektare lahan berhasil dipadamkan dari estimasi 2 hektare yang terbakar.

Mengingat potensi kebakaran kian tinggi akibat cuaca panas ekstrem, Taufikurohman mewanti-wanti masyarakat agar ekstra waspada.

“Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tidak membakar sampah sembarangan, dan jangan membuang puntung rokok di area kering,” imbaunya.

Warga yang melihat kemunculan titik api diminta segera melapor ke instansi terdekat agar penanganan bisa dilakukan sebelum api membesar.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar