Kebakaran Lahan Makin Dekat, SMPN 12 Sungai Raya Tingkatkan Kewaspadaan
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, kian meluas.
Api semakin mendekati area SMP Negeri 12 Sungai Raya. Jaraknya kini tersisa sekitar satu kilometer. Petugas gabungan terus berjibaku menahan laju si jago merah.
Ancaman yang kian dekat di tengah cuaca panas, membuat pihak sekolah harus ekstra waspada. Kegiatan belajar-mengajar dibayangi rasa cemas.
“Setiap musim kemarau kami selalu waspada karena khawatir api merambat ke sekolah,” ujar Wakil Kepala SMPN 12 Sungai Raya, Nurita Aryanti, Jumat (24/7/2026).
Kewaspadaan ini bukan tanpa alasan. Tahun lalu, karhutla sempat menjalar hingga ke area belakang sekolah. Bangunan ruang kelas bahkan nyaris dilahap api.
“Saat itu guru-guru cukup panik karena takut api membakar bangunan,” kenangnya.
Pengalaman itu jadi pelajaran. Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah bersama BPBD dan Masyarakat Peduli Api (MPA) telah membuat sekat parit di kawasan yang berbatasan langsung dengan lahan gambut.
Di tengah ancaman kebakaran lahan itu, proses belajar-mengajar masih berjalan seperti biasanya. Namun dampaknya sudah mulai mengganggu kegiatan sekolah. Kabut asap semakin pekat, terutama pada pagi hari.
“Kami khawatir jika kondisi ini berlarut-larut dapat mengganggu kesehatan siswa,” ujar Nurita.
Hingga saat ini, belum ada kebijakan untuk meliburkan siswa. Menurutnya, keputusan tersebut sepenuhnya berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan.
Terpisah, Kepala BPBD Kubu Raya, Arianto, mengungkapkan ada tiga sekolah yang lokasinya tak jauh dari titik karhutla di Kecamatan Sungai Raya, yakni SDN 52, SMAN 8, dan SMPN 12.
Meski demikian, ia memastikan fasilitas pendidikan tersebut masih berada dalam kondisi aman.
"Sekolah di daerah gambut, alhamdulillah sejauh ini masih aman," pungkasnya.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment