Bupati Sujiwo Desak Pemprov Kalbar Atur Jam Operasional Kontainer di Kubu Raya
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengevaluasi kebijakan jam operasional tronton dan truk kontainer di jalur Trans Kalimantan.
Sebab, angka kecelakaan fatal yang melibatkan angkutan berat tinggi. Teranyar, dua orang pelajar tewas usai dilindas kendaraan besar di Kubu Raya dalam dua hari berturut-turut.
Sujiwo menegaskan, peristiwa nahas itu harus disikapi secara serius. Pemprov Kalbar perlu bertindak cepat. Lalu lalang kontainer dan tronton mesti diatur lebih proporsional.
“Kita akan beri atensi ini. Kita dorong adanya kebijakan jam-jam tertentu untuk operasional tronton dan kontainer,” tegas Sujiwo, Jumat (21/8/2026).
Ia menilai, kebijakan pembatasan kendaraan berat di Kota Pontianak selama ini justru menimbulkan efek domino ke wilayahnya.
Sebab, saat truk kontainer dilarang melintas di Pontianak pada jam tertentu, armada besar tersebut dialihkan menumpuk di Kubu Raya. Akibatnya, kepadatan dan risiko kecelakaan berpindah.
“Ini kan akibat solusi kemacetan di Pontianak yang justru dilarikan ke Kubu Raya,” cetusnya.
Sujiwo memastikan persoalan ini sudah disampaikan langsung kepada Gubernur Kalbar. Ia mengajak pihak pemprov untuk duduk bersama merumuskan jalan keluar terbaik.
“Ayo kita diskusi, buat kebijakan yang ideal dan proporsional,” ajaknya.
Sujiwo juga menekankan, pengaturan jam operasional ini harus digodok serius. Jangan sampai solusi mengurai macet di satu wilayah malah melahirkan masalah baru di daerah tetangga.
“Persoalan ini yang harus segera dicari solusinya oleh pemerintah provinsi bersama kita,” pungkasnya.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment