PAD Landak Baru Terealisasi 26,65 Persen pada Triwulan I 2026
LANDAK, insidepontianak.com – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Landak pada Triwulan I 2026 baru mencapai 26,65 persen.
Penerimaan terbesar sementara berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pajak restoran, dan pajak listrik.
Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Kabupaten Landak, Rosalia, mengatakan tiga sektor tersebut menunjukkan tren peningkatan dibanding jenis pajak lainnya.
“Yang agak bagus trennya memang dari opsen BPNKB, pajak restoran, dan pajak listrik,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Menurut Rosalia, peningkatan penerimaan pajak restoran dipengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai bergerak.
Sementara itu, opsen PKB dan pajak listrik masih menjadi sumber pendapatan yang relatif stabil bagi daerah.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah sektor yang realisasinya belum maksimal, terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Penerimaan PBB memang masih sangat jauh,” katanya.
Rendahnya capaian PBB disebut dipengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak yang masih rendah.
Selain itu, kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih juga menjadi tantangan dalam memaksimalkan penerimaan PBB.
Rosalia menegaskan, BPRD Landak terus berupaya meningkatkan PAD melalui pelayanan jemput bola dan penguatan sistem pembayaran berbasis elektronik.
Pemerintah daerah juga menggencarkan sosialisasi pajak ke sejumlah kecamatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.
Sosialisasi pun dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dan mencakup seluruh jenis pajak daerah.
“Kami turun ke kecamatan. Tahap pertama baru selesai, nanti ada tahap kedua bulan Juli dan tahap ketiga sekitar September atau Oktober,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat ikut mendukung peningkatan PAD dengan membayar pajak tepat waktu, terutama PBB dan tagihan listrik yang masih banyak menunggak, agar pembangunan bisa bejalanan.
“Kami meminta masyarakat membantu Pemerintah Kabupaten Landak dengan membayar pajak tepat waktu. Jangan ada lagi penunggakan,” pesannya.***
Penulis : Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment