Bupati Karolin Ingatkan Guru P3K Landak Tetap Disiplin Setelah Diangkat
LANDAK, Insidepontianak.com - Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengingatkan para guru untuk tetap menjaga kedisiplinan dan etos kerja meski telah berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Pesan tersebut disampaikan Bupati Karolin saat meresmikan SMP Negeri 5 Air Besar di Desa Sekendal, Kecamatan Air Besar, Rabu (10/6/2026).
Menurut Karolin, pemerintah telah memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan tenaga pendidik melalui pengangkatan guru honorer menjadi P3K.
Karena itu, peningkatan kesejahteraan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Ia mengaku masih menerima laporan mengenai sejumlah guru yang dinilai mengalami penurunan semangat kerja setelah diangkat menjadi P3K.
Karolin menuturkan, saat masih berstatus honorer, sebagian guru menunjukkan dedikasi dan kedisiplinan yang tinggi. Namun setelah memperoleh status P3K, ada yang mulai mengendurkan kinerja dengan berbagai alasan.
Salah satu alasan yang kerap ia dengar, adalah beban cicilan kredit yang membuat gaji habis sehingga memengaruhi motivasi kerja.
"Saya konfirmasi. Ah, tapi jangan bohong-bohong sama saya. Saya bisa tahu. Kan mata-matanya banyak. Ada Pak Kapolsek, ada Pak Camat, ada Pak Danramil, kan bisa lapor ke ibu bupati," kata Karolin.
Ia menegaskan, status P3K bukan sekadar perubahan administrasi kepegawaian, melainkan bentuk kepercayaan negara yang harus dijaga melalui kinerja dan kedisiplinan.
Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.
Karena itu, sikap disiplin harus tercermin tidak hanya dalam proses belajar mengajar, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah.
Karolin juga mengingatkan peserta didik akan mencontoh apa yang mereka lihat dari para guru.
Karena itu, tenaga pendidik harus mampu menjadi teladan dalam hal tanggung jawab, etika kerja, dan komitmen terhadap pendidikan.
"Jangan berharap anak-anak kita akan tumbuh luar biasa kalau dari guru-guru, dari kepala sekolah enggak menunjukkan sikap dan teladan," ujarnya. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment