Anggaran Cekak, DLH Landak Tak Bisa Maksimal Pantau Kualitas Air dari Pencemaran
LANDAK, insidepontianak.com – Efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat tidak hanya memukul sektor pembangunan fisik di daerah, tetapi juga berdampak langsung pada program lingkungan.
Di Kabupaten Landak, pemantauan kualitas air sungai dari pencemaran limbah tahun ini terpaksa dipangkas. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat hanya fokus di empat kecamatan, yakni Ngabang, Air Besar, Sengah Temila, dan Sompak.
"Karena adanya efisiensi anggaran, tentu kami harus menyesuaikan. Pelaksanaannya kami batasi karena membutuhkan biaya," kata Kepala DLH Kabupaten Landak Sahbirin, Selasa (7/7/2026).
Pemantauan di empat wilayah itu bertujuan memetakan kondisi mutu air, sekaligus melihat perubahan daya dukung sungai. Sampel air diambil dari 24 titik anak sungai yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir.
Kabupaten Landak memiliki dua daerah aliran sungai (DAS) besar, yaitu DAS Kapuas dan DAS Mempawah, dengan total 57 anak sungai yang terdata. Pemantauan kualitas air sungai ini penting untuk menentukan nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) daerah.
Sahbirin memaparkan, hasil pemantauan pada 2025 cukup memuaskan karena Indeks Kualitas Air (IKA) Landak menyentuh angka 69,17, melampaui target daerah sebesar 53,3.
Dari hasil uji laboratorium saat itu, sebanyak 23 titik masuk kategori baik, dan hanya satu titik yang terdeteksi sedikit tercemar.
"Namun, bukan berarti kita terbebas dari ancaman pencemaran," jelasnya.
Ia mengakui ada sejumlah aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem sungai jika tidak dikendalikan sejak dini. Mulai dari aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI), pembukaan lahan di hulu, hingga limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan.
"Limbah domestik dari permukiman warga di sepanjang bantaran sungai juga menyumbang andil besar dalam memengaruhi kualitas air," tuturnya.
Mengingat potensi ancaman tersebut, Sahbirin pun mengajak kepedulian kolektif dari semua pihak untuk menjaga kelestarian sumber air yang ada.
"Mari bersama-sama menjaga sungai agar tetap dalam kondisi baik dan tidak tercemar," ajaknya.***
Penulis : Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment