GEBYAR Jamsostek Membuat Pesta Rakyat Kemedekaan di Desa Amawang Lebih Bermakna
MEMPAWAH, insidepontianak.com - BPJS Ketenagakerjaan Pontianak memanfaatkan kemeriahan pesta rakyat di Desa Amawang, untuk mengedukasi warga tentang pentingnya jaminan sosial.
Lewat Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (GEBYAR), lembaga perlindungan pekerja ini mengajak masyarakat desa semakin mandiri dan sejahtera.
Kegiatan edukasi itu mengusung tema: Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan Berkelanjutan.
Momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi sarana efektif untuk mendekatkan program jaminan sosial serta memperluas pemahaman warga mengenai pentingnya perlindungan saat bekerja.
Sosialisasi dikemas melalui talkshow interaktif di atas panggung utama Pesta Rakyat bersama Kepala Desa Amawang.
Dalam sesi diskusi, dipaparkan berbagai manfaat program, khususnya perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian.
Masyarakat diberi pemahaman bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya penting bagi pekerja formal di perkotaan.
Tetapi juga sangat krusial bagi pekerja sektor informal dan masyarakat desa yang beraktivitas dengan berbagai risiko harian.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada ahli waris warga Desa Amawang yang telah meninggal dunia.
Penyerahan santunan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan kepastian perlindungan ekonomi, sekaligus membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Suhuri, mengungkapkan momentum kemerdekaan merupakan saat yang tepat untuk terus mendorong Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (GEBYAR) hingga ke tingkat bawah.
“Kesadaran terhadap jaminan sosial diharapkan menjadi fondasi bagi masyarakat untuk bangkit, membangun kemandirian, serta menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan,” kata Suhuri.
Ia menambahkan, sinergi bersama Pemerintah Desa Amawang merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan kepesertaan di wilayah pedesaan.
Dengan begitu, risiko sosial-ekonomi akibat musibah kerja maupun kematian dapat diminimalkan.
“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan lewat upaya nyata membangun masyarakat yang sadar perlindungan, mandiri, dan sejahtera,” tutup Suhuri.
Kemeriahan Pesta Rakyat di Desa Amawang pun menjadi lebih bermakna. Sebab, warga bukan hanya menikmati berbagai hiburan, tetapi sekaligus mendapat informasi penting tentang pentingnya jaminan sosial sebagai perlindungan pekerja.***
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment