Asap Karhutla Memburuk, Bupati Landak Tangguhkan Pembakaran Lahan 2 Hektare

21 Agustus 2026 14:52 WIB
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa

LANDAK, Insidepontianak.com – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menangguhkan sementara pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk pembakaran lahan maksimal 2 hektare yang selama ini diakomodasi melalui aturan berbasis kearifan lokal.

Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat serta kualitas udara di Kabupaten Landak yang mulai memburuk.

Karolin mengatakan, keputusan itu diambil setelah Pemerintah Kabupaten Landak menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda, Forkopimcam hingga perangkat desa.

“Kita melihat perkembangan situasi hari ini asap cukup tebal ya, kualitas udara juga mulai memburuk,” ujar Karolin, Jumat (21/8/2026).

Menurut Karolin, kondisi tersebut membutuhkan langkah pencegahan agar aktivitas pembakaran lahan tidak menambah titik panas dan memperparah kabut asap.

Karena itu, pemerintah kecamatan dan desa diminta aktif mengingatkan masyarakat untuk sementara tidak melakukan pembakaran lahan.

“Kami mensosialisasikan surat edaran Menteri Lingkungan Hidup berkaitan dengan moratorium pembakaran, dan kami juga mohon kepada perangkat desa dan jajaran di kecamatan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan,” katanya.

Karolin menegaskan, aturan pembukaan lahan berbasis kearifan lokal yang memperbolehkan pembakaran secara terbatas hingga maksimal 2 hektare ditangguhkan sementara.

Penangguhan tersebut berlaku sampai kondisi cuaca dan situasi karhutla dinilai kembali kondusif.

“Ya, ditangguhkan sementara. Melihat situasi dan perkembangan bahwa ini semakin tidak terkendali,” tegas Karolin.

Karolin berharap masyarakat memahami kebijakan tersebut sebagai langkah pencegahan untuk menekan potensi meluasnya karhutla dan memburuknya kualitas udara di Landak.

“Mudah-mudahan hujan bisa segera turun atau modifikasi cuaca bisa dilakukan sehingga asap ini bisa kita atasi,” ujarnya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar