Kemarau Panjang, Warga Serimbu Kerap Kesulitan Air Bersih

31 Agustus 2026 16:26 WIB
Ilustrasi - PDAM mengering.

LANDAK, Insidepontianak.com - Ketersediaan air bersih masih menjadi persoalan bagi masyarakat Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. 

Saat kemarau berlangsung panjang, tidak semua warga memiliki akses terhadap sumber air yang memadai sehingga kebutuhan sehari-hari menjadi lebih sulit dipenuhi.

Kepala Desa Serimbu, Suharno, mengatakan persoalan tersebut paling terasa ketika musim kemarau.

Sumber air yang tidak tersebar merata membuat sebagian warga harus mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Yang sangat prioritas itu sumber air bersih. Kami minta ada pembangunan air bersih di Desa Serimbu khususnya dan di Kecamatan Air Besar,” kata Suharno, Senin (31/8/2026).

Dalam kondisi kemarau panjang, warga yang kesulitan mendapatkan air terkadang harus menumpang mengambil air dari rumah tetangga yang masih memiliki sumber air.

Pilihan lainnya adalah mengambil air dari sungai, yang membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.

Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi persoalan tersendiri bagi warga, terutama ketika kemarau berlangsung cukup lama.

Air yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar harus dicari dari sumber yang letaknya lebih jauh.

Menurut Suharno, persoalan itu menjadi alasan kebutuhan sarana air bersih perlu mendapat perhatian pemerintah. 

Ketersediaan sumber air yang lebih merata dinilai penting agar masyarakat tidak bergantung pada sumber air milik warga lain atau harus mengambil air dari sungai ketika musim kemarau.

Kebutuhan tersebut telah disampaikan Pemerintah Desa Serimbu kepada pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, baik secara langsung maupun melalui proposal.

Suharno berharap persoalan air bersih tidak hanya didengar, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pembangunan sarana yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih merata.

“Harapan kami, apa yang telah kami usulkan, baik secara lisan maupun dalam bentuk proposal, itu bisa terealisasi untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Serimbu,” ujarnya.

Bagi warga Serimbu, persoalan air bersih bukan sekadar persoalan ada atau tidaknya sumber air.

Ketika kemarau panjang datang, jarak menuju sumber air dan terbatasnya akses membuat kebutuhan sehari-hari membutuhkan waktu serta tenaga lebih besar. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar