Titik Panas Muncul Lagi, Pemkab Melawi Tingkatkan Penanganan Cepat
MELAWI, insidepontianak.com — Titik panas (hotspot) masih bermunculan di Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi.
Pemerintah setempat langsung bergerak cepat. Kesiapsiagaan ditingkatkan. Posko karhutla didirikan.
Wakil Bupati Melawi Malin bersama Ketua Tim Sosialisasi Satgas Karhutla Mabes TNI Brigjen TNI Lukman Arif dan Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana gelar rapat koordinasi, Jumat (3/9/2026).
Di forum itu, Camat Belimbing, Vivi Sukiyanti, membeberkan data terkini. Puluhan titik panas muncul lagi. Mengepung wilayahnya.
Sebarannya merata. Desa Nusa Kenyikap terdeteksi 17 titik. Desa Batu Nanta dan Sepantonak masing-masing 6 titik. Desa Upit 4 titik. Desa Laman Bukit 3 titik.
Menurutnya, medan menuju titik api itu cukup berat. Sarana pemadaman dan sumber air juga sangat terbatas
“Akses ke lokasi kebakaran tidak mudah. Kawasan Laman Bukit jadi yang paling sulit ditembus,” jelasnya.
Meski begitu, ia melaporkan tim gabungan sudah bergerak menyisir titik-titik api. TNI, Polri, perangkat desa, dan relawan MPA tengah bahu-membahu melakukan pemadaman.
Stop Bakar Lahan
Wakil Bupati Melawi, Malin, menegaskan situasi saat ini sudah masuk tanggap bencana. Sementara alat pemadaman di lapangan sangat terbatas.
“Warga bahkan terpaksa menggunakan alat semprot pertanian untuk memadamkan api,” katanya.
Kondisi makin berat karena anggaran pemda dan desa ikut menipis akibat pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD).
Sementara, yang bisa diupayakan memadamkan api yang masih dapat dijangkau lewat jalan darat. Selain itu, sosiaslisasi stop membakar lahan digencarkan.
"Kita sedang menghadapi bencana. Peralatan terbatas. Saya minta warga tunda dulu semua aktivitas bakar lahan, kebun, atau sampah," tegas Malin.
Ia meminta pihak desa tak henti mengedukasi warga. Jika ada titik api baru, warga diminta cepat melapor sebelum api membesar.
Libatkan Perusahaan
Brigjen TNI Lukman Arif menekankan taktik pemadaman karhutla harus terarah. Jalur api harus diblokade. Jangan sampai masuk ke kawasan permukiman.
"Fokus utama putus jalur api. Jangan sampai warga kena ISPA akibat asap," ujar Lukman.
Ia pun mengingatkan penanganan karhutla bukan cuma tugas pemerintah dan relawan. Seluruh elemen harus bergerak. Perusahaan swasta di sekitar lokasi terdampak wajib turun tangan.
"Perusahaan wajib membantu baik logistik, alat pemadam, maupun personel," tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Melawi menyerahkan bantuan operasional untuk Posko Karhutla Kecamatan Belimbing.
Bantuan berupa beras, paket sembako, dan uang tunai diserahkan untuk menyokong kebutuhan petugas di lapangan.***
Penulis : REDAKSI
Editor : -

Leave a comment