May Day 2026, AJI Pontianak: Upah Tak Layak hingga PHK Sepihak Ancam Kualitas Jurnalisme

1 Mei 2026 10:07 WIB
Ilustrasi - Peringatan May Day 2026. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dimaknai Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pontianak sebagai momentum untuk menyoroti persoalan mendasar di industri media: kesejahteraan pekerja belum terpenuhi.

Ketua AJI Pontianak, Aldy Rivai, menilai kondisi ketenagakerjaan jurnalis masih jauh dari ideal. Sebab, praktik seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, pemotongan upah tanpa kesepakatan, hingga gaji di bawah standar layak masih terjadi.

Menurutnya, situasi ini tak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap kualitas jurnalisme.

“Ketika pekerja medianya tidak sejahtera, maka independensi dan kualitas informasi yang disajikan kepada publik juga ikut terancam,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

AJI Kota Pontianak menilai, dalih disrupsi digital dan tekanan bisnis kerap digunakan perusahaan media untuk mengambil kebijakan sepihak yang merugikan pekerja. 

Padahal, sebagai pilar demokrasi, industri pers memiliki tanggung jawab lebih dalam memastikan praktik kerja yang adil dan manusiawi.

Kondisi tersebut, kata Aldy, menjadi kontradiksi di tengah tuntutan profesionalisme jurnalis yang semakin tinggi. Di satu sisi dituntut menjaga integritas, di sisi lain dihadapkan pada ketidakpastian kerja.

Dalam momentum May Day 2026, AJI Kota Pontianak pun menyampaikan empat tuntutan kepada perusahaan media. Di antaranya, pertama, menghentikan PHK sepihak. Kedua, menolak pemotongan upah tanpa dialog. Ketiga, memenuhi standar kerja layak. 

Keempat, membangun hubungan industrial yang sehat dengan melibatkan pekerja. AJI berharap peringatan May Day ini, ada langkah nyata dari pemangku kepentingan untuk membenahi ekosistem kerja di dunia pers Indonesia.

“Jurnalisme yang berkualitas hanya bisa lahir dari lingkungan kerja yang adil, aman, dan manusiawi,” tegas Aldy.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar