UKJ AMSI Kalbar: BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Jurnalis Perkuat Pemahaman Jamsostek

9 Juli 2026 17:59 WIB
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri memaparkan program strategis di kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis yang digelar AMSI Kalbar. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – BPJS Ketenagakerjaan ikut andil dalam Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) 2026 yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Barat.

Acara ini berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (9/7/2026). Momen tersebut dimanfaatkan untuk mengedukasi insan pers mengenai pentingnya jaminan sosial.

Tim BPJS Ketenagakerjaan memaparkan lima program utama kepada 23 jurnalis yang menjadi peserta UKJ.

Program itu meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Edukasi ini sangat penting. Sebab, kepesertaan aktif dapat membuat pekerja media merasa lebih tenang saat menjalankan tugas peliputan karena adanya perlindungan menyeluruh.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri menjelaskan, profesi jurnalis memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi. Namun, peran tersebut juga berbanding lurus dengan besarnya risiko di lapangan.

"Karena itu, kami ingin memastikan mereka memahami hak perlindungannya," ujar Suhuri.

Ia berharap, lewat edukasi ini semakin banyak insan pers yang terlindungi. Dengan begitu, mereka bisa bekerja lebih profesional, aman, dan produktif.

Di sesi ini tim BPJS juga membedah mekanisme pendaftaran hingga besaran iuran. Akses kemudahan ini berlaku baik untuk pekerja penerima upah, maupun jurnalis independen (freelance).

Kolaborasi bersama AMSI Kalbar ini menjadi langkah nyata jajaran BPJS untuk memperluas literasi jaminan sosial di sektor industri media.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar