Kebakaran Lahan PT BOS di Kapuas Hulu, Polisi Periksa Saksi dan Kumpulkan Barang Bukti

4 September 2026 16:21 WIB
Caption: Karhutla yang terjadi di lahan PT BOS, Desa Tani Makmur Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu. (Insidepontianak/Teofilusianto Timotius).

KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Kebakaran lahan milik PT Bima Optima Sawit (BOS) di wilayah Kapuas Hulu masih dalam penyelidikan Polres Kapuas Hulu, bahkan telah dipasang garis polisi dan pemeriksaan sejumlah saksi dalam upaya mengungkap motif kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah tersebut. 

"Dalam penyelidikan ini Satreskrim juga masih mengumpulkan barang bukti dan koordinasi dengan ahli," kata Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali, kepada Insidepontianak, di Putussibau, Jumat (4/09/2026). 

Jamali menjelaskan kebakaran lahan PT BOS saat ini sudah merambah ke lahan milik warga di Dusun Senai Desa Tani Makmur, Kecamatan Hulu Gurung, hanya saja untuk luasan lahan yang terbakar masih belum bisa dipastikan, sebab masih menunggu data terbaru. 

Selain, melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran, Tim gabungan juga berjibaku dalam upaya memadamkan api yang semakin meluas. 

"Yang jelas masih ditangani, baik upaya pemadaman maupun penyelidikan," kata Jamali. 

Sementara itu, kuasa dari PT BOS, Feri kepada sejumlah insan pers sebelumnya mengakui bahwa lahan yang terbakar tersebut memang masuk sebagai dalam Izin Usaha Perkebunan (IUP) PT BOS, namun sebagai di luar IUP. 

Ia pun menyebutkan untuk IPU PT BOS di lokasi tersebut hanya 4.000 hektare, namun belum beroperasi dikarenakan masih proses perizinan. 

Sebagai informasi, Karhutla yang terjadi di Dusun Senai, Desa Tani Makmur Kecamatan Hulu Gurung viral di media sosial, bahkan Bupati Kapuas Hulu dan Tim gabungan turun langsung melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya. (*)


Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar