PLN Perkuat Elektrifikasi Industri Sawit di Kalbar, Dukung Operasional Truk Listrik
SINGKAWANG, insidepontianak.com — PLN terus memperluas jangkauan elektrifikasi sektor industri melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan bagi pengoperasian kendaraan listrik.
Teranyar, PLN UP3 Singkawang menyiapkan penambahan daya listrik untuk PT Sentosa Asih Makmur (SAM) dan PT Wawasan Kebun Nusantara (WKN).
Langkah ini dilakukan guna menopang operasional charging station truk listrik pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit.
Komitmen tersebut disahkan lewat penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) pada 13 Juni 2026.
Melalui kerja sama ini, kapasitas daya listrik masing-masing perusahaan melonjak dari 555 kVA menjadi 1.210 kVA.
Group Mill Manager PT SAM dan PT WKN, Septriaman Erwinsyah Saragih, menyebut pemanfaatan energi listrik sangat strategis untuk mendongkrak efisiensi operasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Kerja sama ini diharapkan dapat mematangkan infrastruktur penunjang truk listrik sekaligus menerapkan energi bersih dalam operasional perusahaan,” ujarnya.
Manager PLN UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, memastikan kesiapan sistem kelistrikan guna mendukung pengoperasian stasiun pengisian daya secara optimal.
Menurut Made, tren kenaikan daya di sektor industri membuktikan bahwa peran listrik kini meluas.
Tak sekadar menyokong proses produksi, listrik pun mulai menjadi tulang punggung transformasi armada operasional di kawasan industri dan perkebunan.
“PLN siap menjadi mitra strategis yang menghadirkan solusi kelistrikan andal, kompetitif, dan memberi nilai tambah bagi operasional pelanggan,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, mengapresiasi terobosan penggunaan truk listrik di sektor perkebunan sebagai wujud nyata pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang makin inklusif.
“Penggunaan truk listrik perkebunan membuktikan bahwa ekosistem ini bisa tumbuh di sektor-sektor produktif,” jelas Maria.
Ia menegaskan, PLN akan terus memperkuat jaringan dan kualitas layanan demi mendorong efisiensi dunia usaha sekaligus menekan emisi karbon.
“Dengan pasokan listrik yang andal, elektrifikasi bisa menciptakan nilai tambah bagi industri, menghemat biaya operasional, dan mempercepat transisi energi bersih di Kalbar,” pungkasnya.***
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment