Hujan Deras, Warga Sukadana Kayong Utara Tetap Krisis Air Bersih, Bupati Didesak Tegas

10 April 2026 12:24 WIB
Ilustrasi - Meteran berputar, tapi air bersih tak mengalir. (Insidepontianak.com/Fauzi)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Hujan turun hampir tiap hari di wilayah Sukadana, Kayong Utara, dalam sepekan. Tapi, pipa distribusi air bersih pemerintah masih saja mampet.

Keran tak mengalir. Kering. Pelanggan heran. Tak masuk akal. Sebab, kemarau sudah berlalu, krisis air bersih tak kunjung usai.

“Kalau kemarau masih bisa dimaklumi. Ini hujan terus, tapi air tetap sulit. Kami minta Bupati ambil langkah tegas,” desak Mardianto, warga Sukadana, Jumat (10/4/2026).

Keluhan mengarah ke layanan UPT air bersih di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kinerjanya dinilai tak optimal.

Kekecewaan warga kian memuncak karena beban tagihan jalan terus. Meteran pipa tak berhenti berputar. Sementara pipa hanya berisi angin.

Padah. pemerintah daerah setiap tahun menggelontorkan anggaran besar untuk memperbaiki sistem distribusi. Tapi hasilnya nihil.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kayong Utara merespons keluhan layan air bersih yang kian menurun.

Sementara pelanggan menunggu perbaikan konkret. Sebab, air bersih menjadi kebutuhan dasar. Tak bisa ditawar.

Hingga artikel ini diunggah, Insidepontianak.com masih berupaya mengonfirmasi pihak dinas PUPR. Pertanyaan soal keluhan warga sudah dikirm lewat pesan WhtsApp. Namun belum dijawab.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar