Layanan Penerbangan Langsung Ketapang–Jakarta Dibuka Mulai 5 Juni 2026

7 April 2026 13:11 WIB
Bupati Ketapang Alexander Wilyo rapat bersama jajaran direksi maskapai PT Fly Jaya. (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com – Kabar baik untuk warga Kabupaten Ketapang. Rute penerbangan langsung Ketapang–Jakarta segera dibuka. Tanpa transit.

Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan penerbangan perdana dijadwalkan 5 Juni 2026. Rute ini menghubungkan Bandara Rahadi Oesman dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Selama ini, perjalanan ke Jakarta harus lewat Pontianak. Waktu tempuh panjang. Bisa lebih dari lima jam. Kini dipangkas drastis.

“Dengan penerbangan langsung, cukup sekitar 1 jam 40 menit sudah sampai Halim,” ujar Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, rute ini bukan sekadar transportasi. Tapi soal efisiensi waktu dan percepatan ekonomi daerah.

“Ini untuk mempermudah urusan masyarakat dan mendorong ekonomi Ketapang,” tegasnya.

Ia memastikan infrastruktur bandara Rahadi Oesman juga siap melayani penerbangan lintas nasional.

Terminal baru baru sudah rampung 100 persen per 31 Maret 2026. Dalam waktu dekat, akan diuji coba. Fasilitas pendukung maskapai juga sudah tersedia.

“Begitu penerbangan perdana dimulai, fasilitas kita sudah siap dan modern,” katanya.

Rute ini akan dilayani maskapai PT Fly Jaya. Pesawat yang digunakan tipe ATR 72-500. Pada tahap awal, penerbangan dijadwalkan tiga kali seminggu. Masih dalam masa uji coba. Direktur Niaga PT Fly Jaya, Ary Mercyanto, optimistis rute ini diminati masyarakat.

“Kami targetkan mulai 5 Juni. Dukungan pemerintah daerah sangat kuat,” ujarnya.

Ia berharap layanan ini berkelanjutan dan mendapat respons positif. Pihak bandara juga memastikan kesiapan penuh.

Terutama dalam menjaga kenyamanan penumpang seiring meningkatnya aktivitas penerbangan.

Kehadiran rute ini disambut baik pelaku usaha. Akses cepat ke Jakarta dinilai membuka banyak peluang.

Mobilitas tenaga kerja lebih lancar. Biaya perjalanan dinas bisa ditekan. Iklim investasi ikut terdorong.

Ketapang kini semakin terhubung. Bukan hanya soal jarak, tapi juga percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar