14 Sumur Bor Disiapkan di Landak untuk Antisipasi Karhutla
LANDAK, Insidepontianak.com - Ketersediaan sumber air menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat musim kemarau.
Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, 14 sumur bor yang dibangun Polres Landak disiapkan sebagai sumber air alternatif untuk pemadaman karhutla sekaligus kebutuhan masyarakat.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari mengatakan seluruh sumur bor tersebut saat ini sudah aktif dan mengeluarkan air.
Lokasinya tersebar di sejumlah wilayah yang rawan mengalami kekeringan maupun karhutla.
Ke-14 sumur bor itu berada di KM 14 Plasma 2, Desa Amboyo Utara, Desa Jelimpo, Desa Lamoanak, Desa Meranti, dan Desa Mentonyek.
Kemudian di Desa Sompak, Desa Tembawang Bale, Desa Songga, Dusun Enggabu, Desa Permit, dan Desa Sebangki. Lokasi lainnya berada di Desa Semuntik, Desa Sepangah, Desa Sebatik, serta Desa Bebatung.
“Selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan warga, keberadaan sumber air ini juga menjadi bagian dari upaya kita dalam menghadapi dan menangani kebakaran hutan dan lahan,” kata Devi, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, keberadaan sumber air yang berada lebih dekat dengan wilayah rawan kebakaran dapat memudahkan petugas maupun masyarakat mendapatkan air saat proses pemadaman.
Selain untuk penanganan karhutla, sumur bor tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber air alternatif selama musim kemarau.
Devi mengingatkan masyarakat tetap mewaspadai potensi munculnya titik api di tengah kondisi cuaca yang kering. Warga juga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Sinergi dengan masyarakat sangat penting. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment