Prihatin Aksi Siswa Bawa Molotov, Yuliani: Sekolah dan Orang Tua Harus Lebih Aktif Awasi Anak

4 Februari 2026 14:27 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Yuliani/IST

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Yuliani mengaku prihatin dengan aksi nekat siswa yang membawa dan meledakkan bom molotov di SMP 3 Sungai Raya, Rabu (3/2/2026). 

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan oleh pihak sekolah maupun orang tua untuk mencegah perilaku serupa terjadi kembal.

Sebagaimana diketahui aksi ini membuat heboh dunia pendidikan. Para siswa dan guru dibuat panik. Sebab, aktivitas belajar mengajar masih berlangsung saat itu. Dari hasil penyelidikan kepolisian, aksi tersebut kuat dipengaruhi tekanan mental berat akibat masalah keluarga.

“Sebagai anggota DPRD Kalbar  Komisi V yang membidangi pendidikan, kami sangat prihatin. Tindakan membawa bom molotov jelas tidak dibenarkan,” ujarnya

Legislator dapil Ketapang-Kayong Utara ini mengaku belum mengetahui motovasi siswa tersebut. Termasuk kabar bullying yang ia dengar.

"Kita belum tahu," ungkapnya.

Kepolisian kata dia dapat menyampaikan hasil penyelidikan tersebut ke publik. Dizsamping itu, dia berharap kasus tersebut tidak kembali terjadi di dunia pendidikan.

Ia menyoroti perlunya perhatian lebih dari Dinas Pendidikan, guru, wali kelas, dan kepala sekolah, terutama dalam mendeteksi perilaku siswa yang bermasalah atau kemungkinan mengalami tekanan psikologis. 

Menurutnya, nasihat dan bimbingan intensif harus diberikan sebelum masalah berkembang menjadi tindakan berbahaya.

“Kalau ada permasalahan di sekolah, sebaiknya dipanggil, diberi arahan dan nasehat. Jangan sampai anak nekat melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menekankan peran orang tua dalam mendampingi anak, terutama di usia SMP yang rentan terhadap pengaruh negatif. 

Ia berujar, kurangnya perhatian, termasuk terlalu banyak bermain HP atau game, bisa membuat anak jauh dari pengawasan orang tua.

“Orang tua harus mendampingi anak-anak kita. Ini penting agar mereka tetap terarah, terutama di masa remaja,” tegasnya.

Komisi V DPRD Kalbar berharap sinergi antara sekolah dan orang tua dapat memperkuat pengawasan, membangun karakter positif, dan mencegah insiden serupa di masa depan. (Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar