Wamendagri Ajak Dai di Sambas Jadi Penggerak Pembangunan Perbatasan

8 April 2026 10:33 WIB
Wamendagri Akhmad Wiyagus, pembicara dari 6 Negara, Bupati Satono dan Forkopimda foto bersama usai pembukaan Seminar Internasional dan Upgrading Dai di Kabupaten Sambas, Selasa (7/4/2026) malam. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengajak para dai di Sambas mengambil peran lebih luas. Menjadi motor penggerak kemandirian masyarakat.

Sebab, dai memiliki posisi strategis. Dekat dengan masyarakat. Mampu menggerakkan massa, terutama di wilayah perbatasan seperti Sambas.

“Para dai harus ikut mendorong kemandirian ekonomi, kemandirian pangan, hingga kemandirian di berbagai sektor kehidupan masyarakat,” ujarnya saat membuka Seminar Internasional dan Upgrading Dai di Kabupaten Sambas, Selasa malam (7/4/2026).

Ia menegaskan, pemerintah menaruh perhatian besar pada kawasan perbatasan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, wilayah ini menjadi prioritas pembangunan nasional.

Sejumlah program strategis terus digulirkan. Mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Bupati Sambas Satono menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk percepatan pembangunan di perbatasan.

Karena, kualitas SDM menjadi kunci untuk mengelola potensi daerah. Baik di sektor pertanian, perikanan, maupun perdagangan lintas batas.

“Kami terus mendorong pembangunan SDM agar mampu mengelola potensi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Adapun Seminar internasional itu menghadirkan pembicara dari berbagai negara. Di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina. Sementara para persertanya para dai lokal dan dari luar.***


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar